Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MAULIDA, PENAMBAHAN FERMENTASI LIMBAH TAHU MENGGUNAKAN ASPERGILLUS NIGER UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS). Banda Aceh Fakulta Kelautan dan Perikanan,2022

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan bahan baku limbah tahu yang difermentasi menggunakan aspergillus niger dapat meningkatkan pertumbuhan, kelangsungan hidup, efisiensi pakan dan perbandingan antara jumlah pakan yang diberikan dengan daging ikan yang dihasilkan pada ikan bandeng. penelitian ini dilaksanakan pada januari 2022 sampai dengan februari 2022 di balai benih ikan payasumantok, krueng sabee, aceh jaya. metode penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (ral) dengan lima perlakuan yaitu dengan tiga kali pengulangan. perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pakan komersil, limbah tahu nonfermentasi, limbah tahu ditambah suspensi aspergillus niger dengan 2,5 ml akuades sampai kekeruhan tertentu sesuai dengan standar 0,5 mc farland (1,5 x 108 cfu/ml), limbah tahu ditambah suspensi aspergillus niger dengan 2,5 ml akuades sampai kekeruhan tertentu sesuai dengan standar 1 mc farland (1,5 x 1010 cfu/ml), limbah tahu ditambah suspensi aspergillus niger dengan 2,5 ml akuades sampai kekeruhan tertentu sesuai dengan standar 2 mc farland (1,5 x 1012 cfu/ml). hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimal penambahan fermentasi limbah tahu menggunakan aspergillus niger dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng sebesar 1,5 x 1010 cfu/ml. berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan panjang dan bobot mutlak ikan bandeng (chanos chanos) dapat ditingkatkan dengan penambahan fermentasi limbah tahu menggunakan aspergillus niger kedalam pakan. penambahan fermentasi tersebut juga dapat meningkatkan kinerja pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan bandeng.



Abstract

The purpose or this study was to determine the use of fermented tofu waste raw materials using Aspergillus niger to increase growth, survival, feed efficiency and the ratio between the amount of feed given and the fish meat produced in milkfish. This research was carried out from January 2022 to February 2022 at the Payasumantok Fish Seed Center, Krueng Sabee, Aceh Jaya. This research method uses a completely randomized design method (RAL) with five treatments namely with three repetitions. The treatments used in this study were commercial feed, non-fermented tofu waste, tofu waste plus Aspergillus niger suspension with 2.5 ml of distilled water until a certain turbidity according to the standard of 0.5 Mc Farland (1.5 x 108 CFU/ml), tofu waste plus Aspergillus niger suspension with 2.5 ml of distilled water until a certain turbidity according to the standard of 1 Mc Farland (1.5 x 1010 CFU/ml), tofu waste plus Aspergillus niger suspension with 2.5 ml of distilled water until a certain turbidity according to the standard of 2 Mc Farland (1.5 x 1012 CFU/ml). The results showed that the optimal dose of addition of fermented tofu waste using Aspergillus niger in feed was to increase the growth of milkfish by 1.5 x 1010 CFU/ml. Based on the research that has been done it can be concluded that the growth in length and absolute weight of milkfish (Chanos chanos) can be increased by adding tofu waste fermentation using Aspergillus niger into the feed. The addition of fermentation can also improve growth performance and feed afficiency of milkfish.



    SERVICES DESK