Abstrak penelitian tentang kajian etnobotani dan struktur populasi berangan (castanopsis spp.) di kabupaten nagan raya telah dilakukan sejak bulan januari hingga oktober 2021. penelitian ini bertujuan untuk identifikasi jenis, inventarisasi pemanfaatan jenis, inventarisasi cara pengolahan dan penggunaan jenis, menentukan struktur populasi alami jenis dan memetakan pola sebaran spasial setiap jenis berangan (castanopsis spp.) di kabupaten nagan raya. pengambilan data dilakukan dengan 2 metode, yaitu data etnobotani dan data ekologi. pengambilan data etnobotani menggunakan metode pra (participatory rural appraisal) untuk wawancara. metode yang digunakan untuk mendapatkan struktur populasi alami berangan (castanopsis spp.) adalah dengan metode purposive sampling yaitu pemilihan lokasi dan peletakan plot petak bersarang dilakukan di tempat ditemukannya tumbuhan berangan (castanopsis spp.) dengan jumlah plot yang ditentukan, yaitu minimal 15 plot atau sebanyak yang dapat ditunjukkan informan lokal. jumlah data etnobotani yang dijumpai yaitu sebanyak 48 orang dari 3 kelompok responden, yaitu: tokoh adat, petani dan penduduk desa yang memanfaatkan tumbuhan berangan (castanopsis spp.). adapun karakteristik responden dalam penelitian ini terbagi ke dalam 3 golongan, yaitu: usia, pendidikan dan mata pencarian. terdapat 2 jenis berangan (castanopsis spp.) yang berhasil ditemukan di wilayah kabupaten nagan raya, yaitu: castanopsis inermis dan castanopsis costata. bagian yang dimanfaatkan adalah buah dan kayu yang sering digunakan sebagai bahan pangan, kayu pertukangan/furniture dan sumber energi. lokasi ditemukannya yaitu wilayah hutan, kebun, perkarangan kantor/rumah dan pinggir jalan. data ekologi yang berhasil ditemukan pada area hutan yang ditunjuk oleh informan hanya terdapat 1 jenis dengan jumlah 17 individu. berdasarkan data yang didapat, tidak menunjukkan adanya struktur populasi berangan (castanopsis spp.) yang berhasil didapatkan. kata kunci: etnobotani, struktur populasi, berangan (castanopsis spp.), nagan raya
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN ETNOBOTANI DAN STRUKTUR POPULASI ALAMI BERANGAN (CASTANOPSIS SPP.) DI KABUPATEN NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas MIPA (S2),2022
Baca Juga : STUDI KESESUAIAN HABITAT BERANGAN (CASTANOPSIS SPP.) MENGGUNAKAN PEMODELAN MAXIMUM ENTROPY DI STASIUN PENELITIAN SORAYA, KAWASAN EKOSISTEM LEUSER (Yusfida Mariatul Husna, 2025)
Abstract
ABSTRACT Research on ethnobotany studies and population structure of berangan (Castanopsis spp.) in Nagan Raya Regency has been carried out from January to October 2021. This study aims to identify species, inventory species utilization, inventory methods of processing and use of species, determine natural population structure of species and mapped the spatial distribution pattern of each type of berangan (Castanopsis spp.) in Nagan Raya Regency. Data were collected by 2 methods, namely ethnobotanical data and ecological data. Ethnobotany data collection using the PRA (Participatory Rural Appraisal) method for interviews. The method used to obtain the natural population structure of berangan (Castanopsis spp.) is the purposive sampling method, namely the selection of locations and laying of nesting plots is carried out where the berangan plant (Castanopsis spp.) is found with a specified number of plots, which is a minimum of 15 plots or as many as 15 plots. which local informants can point out. The number of ethnobotanical data found was 48 people from 3 groups of respondents, namely: traditional leaders, farmers and villagers who used berangan plants (Castanopsis spp.). The characteristics of the respondents in this study were divided into 3 groups, namely: age, education and livelihood. Two types of berangan (Castanopsis spp.) have been found in Nagan Raya Regency, namely: Castanopsis inermis and Castanopsis costata. The parts used are fruit and wood which are often used as food, carpentry/furniture wood and energy sources. The locations found are forest areas, gardens, office/house yards and roadside. The ecological data that was found in the forest area designated by the informant contained only 1 species with a total of 17 individuals. Based on the data obtained, it did not show any population structure of berangan (Castanopsis spp.) that was successfully obtained. Keywords: Ethnobotany, Population structure, Berangan (Castanopsis spp.), Nagan Raya.
Baca Juga : STUDI PENGETAHUAN DAN TINDAKAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN MALARIA DI KECAMATAN SUKA MAKMUE KABUPATEN NAGAN RAYA (Fatisa Herlinda, 2014)