Pengolahan ikan perlu dilakukan untuk mempertahankan agar ikan tidak cepat mengalami pembusukan. pengolahan dapat dilakukan dengan cara dibakar. ikan dibakar dengan cara tradisonal. penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ada tidaknya cemaran escherichia coli pada ikan bakar yang dijual di kecamatan syiah kuala banda aceh. sampel penelitian berjumlah 9 sampel ikan bakar yang diambil dari 9 rumah makan yang berada di kecamatan syiah kuala kota banda aceh. metode penelitian yang digunakan adalah metode carter. pemilihan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. dari 9 sampel ikan bakar masing-masing diambil 1 gr/sampel kemudian dimasukan kedalam media buffer peptone water (bpw), kemudian di inkubasi dengan suhu 37°c selama 24 jam. setalah itu dilakukan penanaman pada media eosin methylen blue agar (emba) kemudian di inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°c. data hasil pengamatan dianalisis dengan cara deskriptif. hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 9 sampel ikan bakar yang dijual di kecamatan syiah kuala kota banda aceh positif terkontaminasi cemaran bakteri escherichia coli. dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 89% dari sampel yang diperiksa tercemar e.coli. kata kunci: escherichia coli, ikan bakar, kecamatan syiah kuala
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
DETEKSI CEMARAN ESCHERICHIA COLI PADA IKAN BAKAR YANG DIJUAL DI KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2022
Baca Juga : PERBANDINGAN RISIKO CEMARAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN SALMONELLA SP. PADA ABDOMEN AYAM DAN ALAS KANDANG SEBAGAI INDIKATOR SANIASI KANDANG. (PUTI RATU LOEMAYANG, 2020)
Abstract
Fish processing needs to be done to keep the fish from spoiling quickly. Processing can be done by burning. Fish is grilled in the traditional way. This study aims to detect the presence or absence of Escherichia coli contamination in grilled fish sold in Syiah Kuala District, Banda Aceh. The research sample amounted to 9 samples of grilled fish taken from 9 restaurants located in Syiah Kuala District, Banda Aceh City. The research method used is the Carter method. Sample selection is done by means of Simple Random Sampling. From 9 samples of grilled fish, 1 g/sample was taken each and then put into Buffer Peptone Water (BPW) media, then incubated at 37°C for 24 hours. After that, it was planted on Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) media and then incubated for 24 hours at 37°C. Observational data were analyzed descriptively. The results showed that 8 of 9 samples of grilled fish sold in Syiah Kuala District, Banda Aceh City were positive for contamination with Escherichia coli bacteria. From the results of the study it can be concluded that 89% of the samples examined were contaminated with E.coli. Keywords: Escherichia coli, grilled fish, Banda Aceh City
Baca Juga : CEMARAN ESCHERICHIA COLI PADA KERANG LOKAN (GELOINA EROSA) DI MUARA ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH (Latifa Faizah Maulana, 2022)