Infeksi protozoa merupakan salah satu penyakit parasitik yang umumnya bersifat kronis serta menyebabkan penurunan berat badan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui protozoa gastrointestinal yang menginfeksi orangutan sumatera (pongo abelii) dan orangutan kalimantan (pongo pygmaeus) yang berada di taman satwa sumatera utara serta protozoa dari genus apa saja yang menginfeksi orangutan tersebut. sampel pada penelitian ini menggunakan sampel feses yang didapat dari 1 individu orangutan sumatera dan 2 individu orangutan kalimantan. sampel diambil tiga kali dalam kurun waktu yang berbeda dengan interval 3 minggu. sampel feses diambil pada pagi hari kemudian ditambahkan dengan formalin 10% dengan perbandingan 1:1. pemeriksaan sampel dengan menggunakan metode floatasi, metode modified ziehl-neelsen, dan metode sedimentasi formol-eter. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 2 dari 3 orangutan di taman satwa sumatera utara positif terinfeksi protozoa gastrointestinal. orangutan sumatera bernama stevee tidak terifeksi protozoa gastrointestinal dan orangutan kalimantan bernama simba dan hamidah positif terinfeksi genus protozoa gastrointestinal yaitu, entamoeba sp., balantidium sp. dan cryptosporidium parvum. kata kunci: orangutan sumatera (pongo abelii), orangutan kalimantan (pongo pygmaeus), protozoa gastrointestinal
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI PROTOZOA GASTROINTESTINAL PADA ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) DAN ORANGUTAN KALIMANTAN (PONGO PYGMAEUS) DI TAMAN SATWA SUMATERA UTARA. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Hewan,2022
Baca Juga : IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI DNA MITOKONDRIA (MTDNA) PADA ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) DI TAMAN HEWAN PEMATANG SIANTAR (THPS) SUMATERA UTARA (Anna Fitriani, 2019)
Abstract
Protozoal infection is a parasitic disease that is generally chronic and causes weight loss. This study aims to determine the gastrointestinal protozoa that infect the Sumatran orangutan (Pongo abelii) and the Bornean orangutan (Pongo pygmaeus) in the North Sumatra Wildlife Park and what genus of protozoa infect these orangutans. The samples in this study used faecal samples obtained from 1 individual Sumatran orangutan and 2 individual Bornean orangutans. Samples were taken three times in different periods of time with an interval of 3 weeks. Stool samples were taken in the morning and then added with 10% formalin in a ratio of 1:1. Sample examination using floatation method, modified Ziehl-Neelsen method, and formol-ether sedimentation method. The results of this study showed that 2 out of 3 orangutans in the North Sumatra Wildlife Park were positively infected with gastrointestinal protozoa. The Sumatran orangutan named Stevee was not infected with gastrointestinal protozoa and the Bornean orangutans named Simba and Hamidah were positively infected with the gastrointestinal protozoan genus, Entamoeba sp., Balantidium sp. and Cryptosporidium parvum. Keywords: Sumatran Orangutan (Pongo abelii), Bornean Orangutan (Pongo pygmaeus), Gastrointestinal Protozoa
Baca Juga : IDENTIFIKASI DAN UJI KEPEKAAN ENTEROBACTERIACEAE DARI FESES SEGAR ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) TERHADAP ANTIBIOTIK DI KARANTINA ORANGUTAN BATU MBELIN (Joharsyah Hutabarat, 2014)