Penelitian ini mengkaji pengaruh indian ocean dipole (iod) eli selat malaka. dipole mode index (dmi) digunakan dalam menentukan tahun normal , tahun iod positif dan tahun iod negatif sebagai analisis sirkulasi arus dan temperatur. metode penelitiannya menggunakan persamaan gerak navier-stokes. model menggunakan data sekunder tujuh parameter meteorologi tahun 1980 hingga 2007 dati national centers for environmental prediction (ncep). data temperatur dan sajiniras (levitus dan boyer, j994). simujasi menggunakan model hamsom (hamburg shelf ocean model). hasil-hasil menunjukkan bahwa arus di selat malaka mengalir ke arah barat dan barat laut pada tahun normal (oktober, 2000), tahun iod positif (oktober, 1997) dan tahun iod negatif (oktober,1996). arus ketika tahun iod positif (oktober, 1997) dan tahun iod negatif (oktober 1996) bergerak lebih kuat daripada arus pada tahun normal (oktober ,2000). suhu permukaan air laut dan lapisan 2 di selat malaka berkisar 30,0-31,5 "c pada tahun normal, 29,5-30 "c pada tahun iod positif dan 29,5-31 °c pada tahun iod negatif. suhu permukaan air laut dan suhu air laut lapisan 2 pada tahun normal (oktober, 2000) lebib tinggi daripada suhu permukaan air laut dan suhu air laut lapisan 2 ketika tahun iod positif (oktober,) 997). suhu permukaan air laut dan suhu air laut lapisan 2 pada tahun normal (oktober, 2000 lebih tinggi daripada suhu permukaan air laut dan suhu air laut lapisan 2 ketika tahun iod negatif (oktober,i996). kata kunci : selat malaka., iod, arus, temperatur dan hamsom.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) DI SAMUDERA IDNDIA TERHADAP SIRKULASI ARUS BAROKLINIK RNDI SELAT MALAKA. Banda Aceh Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan,2010
Baca Juga : STUDI ARUS PERMUKAAN DAN KLOROFIL DI LAUT ANDAMAN (yudi haditiar, 2015)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) TERHADAP VARIABILITAS CURAH HUJAN DI ACEH JAYA (Almunawarah, 2024)