Kekurangan energi kronis (kek) pada ibu hamil berisiko terjadinya komplikasi pada ibu, salah satunya adalah anemia. kejadian kek pada ibu hamil di aceh pada tahun 2020 sebesar 8,5% dan ditemukan sebanyak 24,7% ibu hamil yang berisiko mengalami kek di puskesmas baitussalam pada tahun 2021. penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kekurangan energi kronik (kek) dengan kejadian anemia di wilayah kerja puskesmas baitussalam. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berada di wilayah kerja puskesmas baitussalam yang berjumlah 120 orang dengan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yang berjumlah 61 orang. instrumen yang digunakan adalah pita lila dan data sekunder untuk hb yang diambil dari data pws kia ibu hamil. analisa data dilakukan dengan univariat dan bivariat. hasil penelitian menunjukkan ibu hamil yang mengalami kek sebanyak 57,4%, 40,2% ibu hamil kek mengalami anemia. hasil analisis uji chi-square menunjukkan p value = 0,000 artinya terdapat hubungan antara kek dengan kejadian anemia di wilayah kerja puskesmas baitussalam. direkomendasikan kepada tenaga kesehatan puskesmas baitussalam dapat memberikan edukasi tentang gizi selama kehamilan, pencegahan kek dan anemia pada saat pelaksanaan posyandu dan pemeriksaan ante natal care (anc)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS BAITUSSALAM. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2022
Baca Juga : HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN ANEMIA DI KAMAR BERSALIN RUMAH SAKIT UMUM DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Cut Sheira Elnita, 2022)
Abstract
Anemia is one of the complications that can occur in pregnant women due to Chronic Energy Deficiency (CED). In 2020, Chronic Energy Deficiency cases among pregnant women in Aceh were 8.5%. Moreover, 24.7% of pregnant women at Baitussalam Community Health Center were at risk of experiencing CED in 2021. This study examined the correlation between Chronic Energy Deficiency (CED) and anemia among pregnant women in the working area of Baitussalam Community Health Center (Puskesmas). This study is a quantitative study with a descriptive correlational design. The population members of this study were 120 pregnant women in the working area of Baitussalam Community Health Center. The sampling technique used was the purposive sampling method to select 61 respondents. The instruments used were upper arm circumference (LILA) and secondary data for Hb taken from local area monitoring for maternal and child health (PWS-KIA). The data analysis was performed using univariate and bivariate. This study showed that 57.4% of pregnant women experienced Chronic Energy Deficiency, and 40,2% of pregnant women experienced anemia. Hence, the chisquare test analysis showed a p-value = 0.000, which indicated a relationship between CED and Anemia. Thus, it is recommended that the Baitussalam Community Health Center health workers provide education about nutrition during pregnancy, preventing CED and Anemia during integrated health service post (Posyandu) and Ante Natal Care (ANC).
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIDIE (FELI AFIFAH, 2024)