Telah dilakukan penelitian mengenai studi resistivitas dengan metode geolistrik to schlumberger di daerah vulkanik ie seu'um aceh besar. tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan perbandingan lintasan antara satu dengan yang lainnya yang memiliki resapan fluida yang berbeda dengan daerah sumber air panas dan daerah sekitar pengukuran dan mempelajari penerapan metode geolistrik untuk mengetahui resapan fluida. alat yang digunakan adalah naniura resistivity meter, dan pemrosesan data dilakukan dengan software interpex untuk mendapatkan nilai tahanan jenis bawah permukaan. hasil penelitian menunjukkan untuk lapisan 1 terdapat lapisan dengan resistivitas rendah di kedalaman 59,8 - 49,4 mdengan resisitivitas yang dimiliki 0,16 - 0,17 um, lintasan 2 pada kedalaman 11,6 - 272m dinyatakan mengandung fluida dengan nilai resistifitas terendah yaitu 0,83 - 0.87 um, dan pada lintasan 3 daerah yang terdapat fluida pada kedalaman 16,3 - 28,9 m dengan resistifitas i,ll -1,20 om. perbedaan ini terjadi karena adanya aliran fluida pada tiap-tiap kedalaman tersebut. laisan batuan yang di dapat adalah: lempung,air dalam akuifer alluvial, batu pasir berlempung, pasir dan kerikil terintrusi air, batu pasir berkuarsa, batu gamping dan lava. hasil yang diperoleh cukup signifikan dalam menentukan lapisan yang terdapat resapan fluida. kata kunci : geolistrik, resistivitas, lltologi, konfigurasi schlumberger, naniura resistivity meter, fluida.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
APLLKASI METODE GEOLISTRIK 10 KONFIGURASI SCHLUMBERGER UNTUK MENENTUKAN LAPISAN RESAPAN FLUIDA DI KAWASAN PANAS BUMI IE SEU-UM ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2010
Baca Juga : STUDI LAPISAN RESISTIVITAS PESISIR PANTAI SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER (Gustavianus, 2022)