FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI FUNGSI HATI PADA ANAK YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI FUNGSI HATI PADA ANAK YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Tuti Novianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sulaiman Yusuf - 196302021992031002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2207601050004

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Kesehatan Anak / PDDIKTI : 11711

Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis-I llmu Kesehatan Anak., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.12

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang. Kemoterapi merupakan modalitas utama pengobatan kanker anak namun memiliki risiko efek samping hepatotoksisitas. Pemantauan fungsi hati sangat penting untuk mencegah komplikasi yang dapat memengaruhi keberlangsungan terapi dan kualitas hidup pasien.
Tujuan. Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perubahan nilai fungsi hati pada anak yang menjalani kemoterapi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap anak yang menjalani kemoterapi di RSUD dr. Zainoel Abidin selama periode Februari 2025 – Juli 2025. Data dikumpulkan dari rekam medis 64 anak yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, korelasi Spearman, dan analisis multivariat regresi linear.
Hasil. Total dari 64 subjek, 57,8% anak laki-laki, dengan median usia 84 bulan, mayoritas menderita kanker hematopoietik (65,6%) dan memiliki status gizi baik (62,5%). Hasil uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan Albumin (p=0,043) dan APTT (p=0,043); usia dengan SGOT, Bilirubin, dan INR; serta jenis kanker dengan Bilirubin Indirect (p=0,036) dan APTT (p=0,045). Analisis multivariat menunjukkan bahwa Status Gizi merupakan prediktor signifikan terhadap kadar SGPT (p=0,006), Bilirubin Total (p=0,002), dan Bilirubin Direct (p=0,013). Usia berpengaruh signifikan terhadap SGOT (p

Background. Chemotherapy is the primary treatment modality for childhood cancer but carries the risk of hepatotoxicity adverse effects. Monitoring liver function is crucial to prevent complications that could affect therapy continuity and patient quality of life. Objective. To determine the factors influencing changes in liver function biochemical values in children undergoing chemotherapy at Dr. Zainoel Abidin General Hospital, Banda Aceh. Methods. This was an observational analytic study with a cross-sectional design involving children undergoing chemotherapy at Dr. Zainoel Abidin General Hospital from February 2025 to July 2025. Data were collected from the medical records of 64 children who met the study criteria. Statistical analysis was performed using Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, Spearman correlation, and linear regression. Results. Of the 64 subjects, 57.8% were male, with a median age of 84 months; the majority had hematopoietic cancer (65.6%) and good nutritional status (62.5%). Bivariate analysis showed significant associations between gender and Albumin (p=0.043) and APTT (p=0.043); age with SGOT, Bilirubin, and INR; and cancer type with Indirect Bilirubin (p=0.036) and APTT (p=0.045). Multivariate analysis revealed that Nutritional Status was a significant predictor for SGPT (p=0.006), Total Bilirubin (p=0.002), and Direct Bilirubin (p=0.013). Age significantly influenced SGOT (p

Citation



    SERVICES DESK