PENGARUH VITAMIN E TERHADAP KADAR MALONDIALDEHIDE JARINGAN TESTIS TIKUS (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR DIABETES MELLITUS TIPE I | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH VITAMIN E TERHADAP KADAR MALONDIALDEHIDE JARINGAN TESTIS TIKUS (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR DIABETES MELLITUS TIPE I


Pengarang

dr. Ike Yoganita Bangun - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307601010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Pendidikan Dokter Ilmu Pendidikan Spesialis Bedah., NULL

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.462

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
Diabetes mellitus (DM) merupakan kelainan endokrin yang menyebabkan kerusakan sistemik dan memicu stres oksidatif di tingkat seluler. Malondialdehide (MDA) adalah produk stres oksidatif berupa lipid peroksidase yang berhubungan dengan kondisi anomali dan asthenozoospermia. Upaya menekan stres oksidatif adalah dengan vitamin E yang telah lama menjadi antioksidan melawan stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin E terhadap kadar malondialdehide (MDA) serta pengaruh pemberian vitamin E dengan berbagai dosis terhadap kadar MDA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan 30 ekor tikus putih strain Wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok tikus tidak DM (KN), kelompok tikus DM (KP), kelompok tikus DM yang mendapat terapi vitamin E dosis 50 iu/kgbb/hr (KP1), dosis 100 iu/kgbb/hr (KP2) dan dosis 150 iu/kgbb/hr (KP3). Pasca perlakuan dilakukan pengambilan organ testis pada semua kelompok dan dianalisis kadar MDA jaringan testis dengan metode Thiobarbituric Acid Reactive Subtances (TBARS). Analisis data kadar MDA jaringan testis menggunakan one way ANOVA ?=0,05 dengan uji lanjutan LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vitamin E dapat menurunkan secara bermakna (P0,05) dibandingkan dengan dosis 100 iu/kgbb/hr, namun keduanya berbeda secara nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK