PENGARUH AIR PERASAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) TERHADAP BAKTERI LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH AIR PERASAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) TERHADAP BAKTERI LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS


Pengarang

Annisa Editia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101070013

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.969

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Nama : Annisa Editia
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Pengaruh Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Lactobacillus acidophilus

Lactobacillus acidophilus merupakan bakteri yang berperan dalam proses karies. Upaya pengendalian aktivitas Lactobacillus acidophilus adalah dengan bahan antibakteri dari alam, salah satunya air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mempunyai senyawa asam sitrat,, flavonoid, saponin, fenol, tanin, alkaloid, dan vitamin C dengan berbagai mekanisme antibakteri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium. Metode uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan menggunakan 6 perlakuan dan 3 kali pengulangan. (Mannnitol Rogosa and Sharpe –Agar) MRS-A dituangkan kedalam cawan petri dan inokulasikan suspensi Lactobacillus acidophilus, kemudian 6 kertas cakram yang telah direndam kedalam air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5%, kontrol positif, dan kontrol negatif diletakkan diatas media agar yang telah dingin. Inkubasi dengan suhu 37?C selama 24 jam. Setelah 24 jam, dilakukan pengukuran dan pengamatan pada daerah zona hambat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) mampu menghasilkan zona hambat terhadap pertumbuhan Lactobacillus acidophilus yaitu pada konsentrasi 12,5% sebesar 2,2 mm, konsentrasi 25% sebesar 2,3 mm, konsentrasi 50% sebesar 2,4 mm, dan konsentrasi 100% sebesar 3,3 mm. Hasil perhitungan statistic dengan uji One Way ANOVA diketahui p= 0,000 dengan siginifikan p < 0,05 maka Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) berpengaruh terhadap pertumbuhan Lactobacillus acidophilus.

Kata kunci : Jeruk nipis, karies, Lactobacillus acidophilus, metode difusi cakram.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK