PERPECAHAN YANG TERJADI DALAM PARTAI NASIONAL INDONESIA 1965-1973
Partai Nasional Indonesia (PNI) di dinikan oleh Soekarno pada tanggal I4 juli Partai Nasional Indonesia (PNI) di dirikan oleh Soekarno pada tanggal I4 juli 1927, partai ini menganut ajaran Marhaenisme yang dikenalkan Soekarno sebagai 1927, partai ini menganut ajaran Marhaenisme yang dikenalkan Soekarno sebagai azas utamanya Pada pemilu I5 partai PNI merupakan partai politik yang cukup besar dalam memperoleh kursi legeslatip, akan tetapi pada pemilu 1971 partai PNL mengalami kemunduran dan keh…
KEMENANGAN SALIHIN DI DAPIL IV UNTUK DPRA PADA PEMILU 2019
Pemilihan Umum merupakan suatu proses dimana para pemilih dapat menentukan orang-orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu. Hal yang menarik bahwa kehadiran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh pada Pileg tahun 2019 dengan menghadirkan caleg pendatang baru yakni Salihin yang mampu meraih suara hingga 20.322 suara, perolehan suara tersebut juga menempatkan dirinya sebagai salah satu peraih suara terbanyak ditingkat DPRA. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fak…
TANTANGAN PARTAI ACEH DALAM PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA KAMPANYE
ABSTRAK
Partai Aceh adalah Partai lokal yang memperoleh kursi DPRA terbanyak sejak Pemilu 2009, namun jumlah perolehan kursi terus menurun, dari 33 kursi pada Pemilu 2009, menurun menjadi 29 kursi pada Pemilu 2014, dan terakhir memperoleh 18 kursi pada Pemilu 2019. Tantangan pemanfaatan media sosial menjadi salah satu alternatif kampanye politik untuk meningkatkan kembali elektabilitas Partai Aceh, mengingat pada Pemilu 2014 dan 2019 sudah memasuki era media sosial. Penelitian ini bertujuan…
PENINGKATAN ELEKTABILITAS PARTAI DAERAH ACEH (PDA) PADA PILEG TAHUN 2019 DI P…
ABSTRAK
PDA merupakan salah satu partai politik lokal yang ada di Aceh dan sudah tiga kali mengikuti pemilu yaitu pada pemilu tahun 2009, 2014 dan 2019. Pada pemilu tahun 2019 PDA mengalami peningkatan perolehan suara sebanyak 21.262 suara dan memperoleh 3 kursi di tingkat DPRA. Hal ini dapat dilihat pada pemilu 2009 dan 2014 dimana PDA tidak pernah memperoleh kursi lebih dari 1 kursi selama mengikuti pemilu dan menyebabkan PDA harus tiga kali mengubah nama dari Partai Daulat Aceh, Partai D…