<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99170">
 <titleInfo>
  <title>PREPARASI FILM BIODEGRADABLE DARI SELULOSA KULIT BUAH KERANJI (DIALIUM INDUM L.) SEBAGAI BAHAN PENGEMAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andriy Anta Kacaribu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian bertujuan untuk membuat film biodegradable dari selulosa kulit buah keranji (Dialium indum L.) untuk aplikasi bahan pengemas. Selulosa untuk pembuatan film biodegradable diisolasi dari kulit buah keranji dengan metode kimia. Selulosa berhasil diisolasi dari kulit keranji dibuktikan dengan spektrum FTIR yang tidak menemukan adanya puncak serapan dari lignin dan hemiselulosa serta difraktogram XRD yang menampilkan indeks kristalinitas selulosa meningkat setelah perlakuan kimia dan ultrasonikasi. Tiga variasi film diperoleh yaitu film selulosa (film Sel), film selulosa dengan ultrasonikasi (film SelS) dan film selulosa dengan ultrasonikasi dan penambahan pemlastis gliserol (film SelSP). Hasil pengujian particle size analyzer (PSA) menunjukkan terjadi penurunan ukuran partikel selulosa. Penambahan gliserol pada selulosa menyebabkan interaksi kimia yang dibuktikan dengan spektrum FTIR, pengamatan SEM dan berkurangnya indeks kristalinitas pada film SelSP pada difraktorgram XRD, hasil ini mendukung hasil kuat tarik film SelSP lebih tingi dan permukaannya lebih halus dibandingkan dua variasi film lainnya. Film SelSP memiliki sifat termal yang lebih baik dan pengujian organoleptik membuktikan bahwa film tersebut merupakan film yang paling baik digunakan sebagai pengemas dibandingkan dua variasi film lainnya. Ketiga variasi film dapat terdegradasi dengan baik di dalam tanah. Hasil uji swelling menjelaskan bahwa film yang diperoleh bersifat hidrofilik dan dapat digunakan sebagai pengemas bahan yang kering.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Selulosa kulit buah keranji, film biodegradable, gliserol, ultrasonikasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CELLULOSE</topic>
 </subject>
 <classification>572.566 82</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99170</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-24 23:04:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-25 10:02:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>