<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99009">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGATING THE STRATEGIES USED BY EFL LEARNERS TO OVERCOME THEIR PROBLEMS IN LEARNING ENGLISH GRAMMAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIAN RAHMAD</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kip (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bagi sebagian besar siswa EFL, pemahaman aturan tata bahasa dalam bahasa target masih&#13;
bermasalah. Dari berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa siswa dalam pengajaran EFL&#13;
konteks mengalami kesulitan belajar pada tata bahasa Inggris. Studi saat ini&#13;
bertujuan untuk menyelidiki strategi pembelajaran bahasa yang dilakukan oleh mahasiswa bahasa Inggris Universitas&#13;
Syiah Kuala biasa mengatasi kesulitan mereka dalam belajar tata bahasa Inggris. Juga&#13;
mencoba untuk mengetahui apakah penggunaan strategi tersebut memberikan pemahaman yang lebih baik&#13;
dan membawa dampak positif terhadap penguasaan pengetahuan tata bahasa mereka. Campuran&#13;
metode deskriptif kuantitatif dan pendekatan kualitatif digunakan sebagai&#13;
desain penelitian dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan lima belas item&#13;
kuesioner untuk 35 siswa dan mewawancarai 10 peserta untuk mencapai&#13;
data yang dibutuhkan untuk penelitian ini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa cenderung&#13;
menggunakan tiga dari enam strategi pembelajaran seperti yang diusulkan oleh Oxford (1990). Mereka menggunakan dua&#13;
strategi tidak langsung (strategi afektif dan strategi metakognitif) dan satu strategi langsung&#13;
strategi (strategi kompensasi). Kesimpulannya, siswa menggunakan kedua strategi dalam&#13;
mengatasi masalah mereka dalam mempelajari tata bahasa Inggris. Selain itu, pembelajaran&#13;
strategi yang digunakan oleh siswa telah membawa dampak yang baik dalam meningkatkan L2 . mereka&#13;
pengetahuan tata bahasa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99009</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 15:06:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 15:20:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>