<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="96402">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI  DENGAN METODE  DAKIAN DAN TURUNAN TERCURAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Endang Wahyuni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Metode  permukaan   respon  merupakan   suatu  teknik statistik  dan  matematika yang berguna untuk menganalisis permasalahan  tentang beberapa variabel bebas yang mempengaruhi  variabel  tak bebas  atau  respon,  serta  bertujuan  untuk  menentukan nilai  optimum   dari  respon   itu.  Metode   dakian   dan  turunan  tercuram   merupakan bagian   dari   metodologi   permukaan    respon   dalam   menentukan    daerah   respon optimum   serta  rancangan  komposit  pusat  untuk  menentukan  titik  optimum.  Pada tahap  awal akan diduga  model  orde  pertama  dan model  orde  kedua.  Contoh  kasus pada  penelitian  ini adalah  suatu percobaan  pemurnian  oksigen  sebagai  respon  Y yang diamati,    suhu   (T)   dan   rasio   tekanan    (R)   sebagai    variabel-variabel   yang mempengaruhi  respon.  Kondisi  awaJ  percobaan   pada suhu  T =-220C  dan  rasio tekanan   R =1,2  atm,  dengan   menerapkan   rnetode   dakian   dan   turunan   tercuram diketahui  daerah  maksimum  terjadi  pada  lintasan  ke-6 dan daerah  minimum  terjadi pada   lintasan   ke-4,   pada   proses   akhir   dalam   penentuan   titik  optimum   dengan rancangan   komposit   pusat   cliketahui   titik  maksimum    berada   pada   suhu   reaksi&#13;
-190,3C   dan   rasio   tekanan    sebesar   1,417 atm  dengan.   87 ,82  dugaan   respon pemurnian  oksigen, sedangkan  titik minimummya tidak memenuhi  syarat kondisi minimum.&#13;
&#13;
Kata kunci:  metode permukaan respon, dakian tercuram,  turunan tercuram,  model orde satu, model orde dua, rancangan  komposit pusat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SPECIAL FUNGTIONS (MATHEMATICS)</topic>
 </subject>
 <classification>515.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>96402</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-23 14:59:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-25 15:22:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>