<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="94921">
 <titleInfo>
  <title>KADAR LEUKOSIT MERPATI SELAMA PROSES KESEMBUHAN FRAKTUR MENGGUNAKAN FIKSASI INTERNAL TULANG BIAWAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>REZA FADLY GINTING</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Leukosit merupakan sel darah yang diproduksi oleh jaringan hematopoietik berfungsi dalam sistem pertahanan tubuh. Penelitian ini bertujuan mengamati perbedaan jumlah leukosit dan diferensial leukosit burung merpati setelah pemasangan implan pin intramedular material bone pin pada tiap-tiap hari pengamatan. Penelitian ini menggunakan 10 ekor burung merpati jantan berumur 4-5 bulan dengan berat badan 300-500 gram yang terbagi menjadi 2 kelompok perlakuan. Semua merpati dibuat fraktur transversa pada tulang humerus, 5 merpati diimplankan pin intramedullar (P1) dan 5 merpati diimplankan dengan bone pin tulang biawak (P2).  Pengambilan darah dilakukan melalui vena tibia caudalis pada hari ke 0, 3, 7 dan 14. Jumlah total leukosit, basofil dan limfosit menunjukkan perbedaan yang signifikan (P0,05) terhadap eosinofil, neutrofil dan monosit. Jumlah leukosit, basofil, neutrofil, limfosit dan monosit juga tidak menunjukkan perbedaan signifikan (P&gt;0,05) diantara waktu pengamatan. Implan bone pin tulang biawak dan pin intramedullar menunjukkan perubahan jumlah leukosit dan differensial leukosit diantara kelompok perlakuan dan waktu pengamatan mengalami fluktuasi. Perubahan masih dalam kisaran normal sehingga masih bisa diterima oleh tubuh dan berpotensi untuk dikembangkan lagi menjadi bahan implan alternatif.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: leukosit, diferensial leukosit, merpati, pin intramedullar, bone pin.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BIRDS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEUCOCYTES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL DISEASES - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>94921</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-27 12:15:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-11 11:47:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>