<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91720">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONFLIK PERGERAKAN DAN REKAYASA LALU LINTAS UNTUK PENINGKATAN KINERJA SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL GEUDONG KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Karnidi Rahmat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Simpang Geudong berada di tengah perkotaan Kabupaten Bireuen Kecamatan Kota Juang yang awalnya milik PT. KAI beralih menjadi jalan umum yang secara khusus tidak dilakukan penataan pada simpang. Observasi pada Simpang Geudong menunjukkan permasalahan yang kompleks terkait konflik pergerakan akibat perilaku pengemudi yang tidak memahami aturan pergerakan kendaraan terutama saat jam puncak dan  simpang yang tidak simetris. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kinerja Simpang Geudong pada kondisi eksisting, mengalisis konflik pergerakan dan probabilitas konflik pergerakan serta melakukan rekayasa lalu lintas dengan optimalisasi desain diameter mini-roundabout menggunakan Vissim 10.00-16. Hasil penelitian pada Simpang Geudong kondisi eksisting memiliki nilai DS &gt; 1 dan tingkat pelayanan kategori D (tundaan= 31,02 detik) berdasarkan regulasi perlu dilakukan penanganan. Probabilitas konflik mengalami penurunan setelah dilakukan penanganan yaitu konflik crossing sebesar 100%, konflik merging sebesar 57,53%, dan konflik diverging sebesar 56,78%. Secara keseluruhan jumlah konflik kendaraan mengalami penurunan dari 10.979 kenderaan menjadi 6625 kendaraan (penurunan 60,34%) dan probabilitas konflik sepeda motor vs sepeda motor sangat mendominasi dari tiga jenis konflik pergerakan. Penanganan dengan penerapan mini roundabout hasil trial error diameter 4 m didapatkan hasil kinerja simpang dengan tingkat pelayanan kategori B (tundaan= 12,44 detik) mengalami perbaikan 59,9% dan nilai DS= 0,24 (perbaikan 78,95%).&#13;
&#13;
Kata Kunci:Mini-roundabout, konflik pergerakan, Simpang tak bersinyal,simpang tidak semetris, kinerja simpang, tingkat pelayanan simpang&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91720</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-09 08:57:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-13 10:29:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>