<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="91565">
 <titleInfo>
  <title>JUMLAH BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA IKAN LELE (CLARIASIS GARIEPINUS) ASAP DI PASAR TRADISIONAL KECAMATAN SIMPANG KIRI KOTA SUBULUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EGA WILIA FITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>JUMLAH BAKTERI Escherichia coli PADA IKAN LELE (Clariasis gariepinus) ASAP DI PASAR TRADISIONAL KECAMATAN &#13;
SIMPANG KIRI KOTA SUBULUSSALAM&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
	Ikan lele adalah ikan air sungai yang mengandung nutrisi yang tinggi. Kandungan gizi pada ikan lele yaitu lemak (4,8 %), mineral (1,2 %), protein (17,7 %) dan air (76 %). Ikan lele mudah membusuk sehingga perlu dilakukan pengolahan yang baik untuk menjaga kualitas ikan. Salah satu cara pengolahan untuk mencegah ikan membusuk yaitu dengan diasapkan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan cemaran Escherichia coli pada ikan lele asap yang ada di Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) atau tidak. Sampel penelitian ini adalah ikan lele asap dari lima penjual. Dua ekor ikan lele asap dari setiap penjual sehingga total ikan berjumlah 10 ekor ikan lele asap. Perhitungan jumlah Escherichia coli menggunakan metode TPC (Total Plate Count).  Sampel ikan dari setiap penjual ditimbang sebanyak 5g/ sampel kemudian dilakukan pengenceran menggunakan larutan Buffer Pepton Water (BPW) konsentrasi 0,1% dan diperiksa menggunakan uji TPC menggunakan media Eosin Methylen Blue Agar (EMBA). Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan seluruh sampel ikan dari lima pedagang didapatkan hasil positif pada media. Semua sampel ikan dari lima pedagang ikan lele asap di Pasar Tradisional Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam menunjukkan hasil positif tercemar bakteri Escherichia coli dan belum memenuhi SNI sehingga perlu untuk ditinjau kembali pada proses pengolahan serta cara penjualan.&#13;
&#13;
Kata kunci : Clariasis gariepinus, Escherichia coli, Kota Subulussalam, Analisis deskriptif.&#13;
?&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>91565</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-07 10:10:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-08 10:31:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>