<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90527">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT KEMAMPUAN EKONOMI ORANG TUA DENGAN POLA KEBIASAAN BELAJAR SISWA (PENELITIAN PADA SISWA SMA NEGERI 2 BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Linda Indahayati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak yang sedang  belajar harus terpenuhi  kebutuhan  pokoknya, misalnya kebutuhan  akan  makanan,  pakaian  dan  fasilitas  belajar.  Oleh  karena  itu,  orang tua harus  memenuhi  segala  kebutuhan  anak  dalam  belajar  sehingga  anak  dapat belajar  dengan  baik dan dapat  mencapai  prestasi yang  tinggi.  Dalam memenuhi kebutuhan anak  dalam  belajar sangat  tergantung kepada  kemampuan ekonomi orang  tua,  dimana   kemampuan   ekonomi  orang  tua  yang  baik  akan  sanggup memenuhi segala fasilitas  belajar anak baik di rumah maupun  di sekolah.&#13;
Adapun   tujuan   penelitian   ini   adalah    untuk   mengetahui   bagaimana kebiasaan   belajar   siswa   kelas   II  SMA   Negeri   2  Banda   Aceh   dan   untuk mengetahui  hubungan   antara   kemampuan    ekonomi   orang   tua   dengan   pola kebiasaan belajar anak.&#13;
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  siswa kelas II  SMA Negeri  2 Banda  Aceh  yang  berjumlah  200  siswa.  Sedangkan   sebagai  sampel  penulis hanya  mengambil   25%  dari jumlah  populasi  yaitu  sebanyak  50  siswa  dengan dilakukan  dengan  menggunakan  teknik  random  sampling.  Untuk  memperoleh data  dalam   penelitian   ini  digunakan  instrumen  berupa   angket.   Setelah   data terkumpul   lalu  diolah  dengan   menggunakan  rumus   statistik   korelasi   product moment dari Person.&#13;
Berdasarkan  hasil penelitian yang  telah dilakukan  maka dapat disimpulkan bahwa   kemampuan    ekonomi   orang   tua   siswa   golongan   atas   mempunyai hubungan   yang   signifikan   dengan   kebiasaan    belajar   siswa   dengan   tingkat korelasi   sebesar  0,76  (57,76%).   Besarnya   korelasi  antara  tingkat   kemampuan&#13;
ekonomi  orang  tua siswa  golongan  menengah  dengan  kebiasaan  belajar adalah 0,53 (28,09%);  dan besamya  korelasi  antara tingkat  kemampuan  ekonomi  orang&#13;
tua siswa  golongan  bahwa  dengan  kebiasaan  belajar  adalah  0,78 (60,84%), dan siswa  SMA  Negeri  2   Banda  Aceh  mempunyai  kebiasaan   belajar  yang   baik, dimana mereka selalu berusaha mengulang  kembali pelajaran  di rumah dan mengadakan  belajar kelompok bersama-sama teman sekolah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90527</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-05-24 11:17:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-05-24 11:17:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>