<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90332">
 <titleInfo>
  <title>INSTRUSI AIR LAUT BADAN AIR DIDAERAH PESISIR KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IRWANSYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Kecamatan Mesjid Raya, kabupaten Aceh Besar berada dekat dengan pantai sangat&#13;
terpengaruh adanya indikasi instrusi air laut pada daerah tersebut. Masyarakat pada daerah&#13;
tersebut umumnya menggunakan sumur bor serta untuk memanfaatkan lahan tambak dan&#13;
kebutuhan sehari-hari. Air tanah yang di manfaatkan secara berlebihan di daerah pesisir&#13;
akan berdampak pada masuknya air asin ke dalam air tanah sehingga air tanah menjadi&#13;
asin yang disebut dengan instrusi air laut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk&#13;
mengetahui distribusi spasial pada instrusi air di wilayah pesisi Mesjid Raya Aceh Besar.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu random sampling dengan cara&#13;
menentukan titik koordinat pengambilan sampel dan metode purposive sampling pada&#13;
pengambilan sampel air di gali sedalam 1 meter untuk mendapatkan sampel air  pada jarak&#13;
setiap 500 meter antar lokasi dalam keadaan pasang maupun surut. Pada metode tersebut&#13;
didapatkan bahwa ada 30 titik sampel air kemudian di sampling dengan tiga kali&#13;
pengulangan di setiap titik pengambilan sampel air untuk dihitung tiga parameter yaitu&#13;
salinitas, suhu dan ph. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli&#13;
dilanjutkan analisis di laboratorium Fakultas Kelautan dan Perikanan. Data yang&#13;
terkumpul divisualisasi menggunakan aplikasi Arcgis dalam bentuk peta. Dari 30 sampel&#13;
air yang di ambil diperoleh hasil nilai salinitas terendah yaitu 1,33 ppt saat keadaan pasang&#13;
dan nilai tertinggi 36 ppt dalam keadaan pasang,dalam keadaan surut nilai salinitas&#13;
terendah 3 ppt dan keadaan surut bernilai 35 ppt, nilai suhu saat keadaan pasang dan surut&#13;
kisaran 30-34&#13;
C, nilai pH saat keadaan pasang maupun surut bernilai kisaran 6 - 8. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa di kawasan Pesisir badan air Kecamatan Mesjid Raya Kab&#13;
Aceh Besar pada wilayah timur telah terinstrusi air laut sedangkan di wilayah barat&#13;
berpotensi terjadinya instrusi air laut. Faktor penyebab instrusi tersebut karena adanya&#13;
aktifitas manusia terkait pembuatan tambak udang dan ikan, sedangkan faktor alam&#13;
penyebab instrusi yaitu pasang surut, suhu, penurunan permukaan tanah dan bentuk&#13;
batuan penyusun akuifer.&#13;
&#13;
Kata kunci: badan air, spasial, Arcgis, tambak</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90332</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-30 14:48:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-30 15:55:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>