Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH OTONOMI KHUSUS TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI ACEH
Pengarang
Romy Fauza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0810103010048
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pelaksanaan otonomi khusus di Aceh terlaksana dengan mengacu pada Undang-Undang No.11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh dan beserta dengan Qanum-Qanum yang berlaku diwilayah Provinsi Aceh. Menyangkut dengan pembangunan infrastruktur yang dijalankan di Aceh, Pemerintah Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di dalam merumuskan kebijkan-kebijakan yang menyangkut dengan pengembangan pembangunan infrastruktur sesuai dengan kebutuhan dan menurut keadaan wilayah setempat. Pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Aceh didukung dengan pengalokasian dana daerah seperti dana otonomi khusus. Selain dana otonomi khusus, Aceh juga mendapat Tambahan Dana Bantuan Hasil (TDBH) Migas untuk pembangunan infrastruktur.Tetapi di dalam proses pembangunan infrastruktur di Aceh belum semua sarana dan prasarana penunjang terlaksana sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat yang disebabkan oleh beberapa kendala-kendala sehingga dapat berpengaruh terhadap kemajuan perekonomian yang berada di Aceh.Tujuan penulisan skripsi ini yaitu untuk mengetahui pengaruh otonomi
khusus di Aceh di dalam mengembangkan percepatan pembangunan infrastruktur dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Aceh di dalam proses pembangunan infrastruktur.
Data diperoleh dalam penulisan skripsi ini yaitu data primer yang diperoleb dari lapangan terutama di kantor BAPPEDA Aceh dan data skunder yang diperoleh melalui tinjauan kepustakaan sehingga data yang diperoleh menjadi acuan di dalam penulisan skripsi ini.
Hasil penelitian bahwa Pembangunan infrastruktur di Aceh selama ini belum semuanya rampung untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh sendiri yang disebabkan oleh beberapa permasalahan sehingga terhambatnya beberapa proyek pembangunan baik yang disebabkan oleh hal keuangan, kondisi disuatu wilayah maupun di dalam menentukan arah kebijakan yang tidak tepat. Berhubungan dengan otonomi khusus di Aceh. Pemerintah Aceh masih sangat kurang memanfaatkan pemberian otonomi tersebut untuk menentukan arah kebijakan terutama program pembangunan infrastruktur dimana terhambatnya beberapa program kerja pembangunan dan otonomi yang dijalankan di Aceh belum seoptirnal mungkin sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat Aceh terutama dalam hal pembangunan infrastruktur.
Disarankan agar Pemerintah Aceh bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota lebih bekerja keras di dalam hal merumukan kebijakan-kebijakan yang menyangkut dengan pembangunan infrastruktur terutama di dalam hal keuangan sehingga masyarakat dapat dengan puas merasakan dampak dari keberhasilan pembangunan tersebut dan dapat meningkatkan perekonomian di Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
TRANSMISI DANA OTONOMI KHUSUS DALAMRNPEREKONOMIAN MELALUI VARIABEL MEDIASI (Sri Wulan Wijayanti, 2022)
PENGARUH ALOKASI DANA OTONOMI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI ACEH: PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI PEMODERASI (Reka Yulianti, 2024)
EFEKTIVITAS PENGALOKASIAN DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP PEMBANGUNAN DI ACEH (STUDI KASUS MASA PEMERINTAHAN IRWANDI YUSUF-NOVA IRIANSYAH 2017-2022) (FARAH FADHILA, 2022)
ANALISIS PENGELOLAAN DANA TRANSFER OTONOMI KHUSUS PEMERINTAH ACEH MELALUI SATUAN KERJA PERANGKAT ACEH (MALKANIAR, 2017)
PENGARUH DANA ALOKASI UMUM, DANA ALOKASI KHUSUS, DANA OTONOMI KHUSUS, DAN BELANJA MODAL TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PADA PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH, PROVINSI PAPUA DAN PAPUA BARAT (Irma Farisha, 2025)