<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89995">
 <titleInfo>
  <title>ELASTISITAS PERMINTAAN INPUT, BIAYA DAN PENDAPATAN PENGUSAHA ISI ULANG AIR MINUM DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LISA WISDAYANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Menganalisis permintaan air bersih oleh usaha isi ulang di Kota  Banda Aceh,  Menganalisis  pendapatan  pengusaha isi  ulang di Kota Banda Aceh, dan memformulasikan fungsi biaya isi ulang.. Penelitian ini dilakukan di Banda  Aceh dengan  menggunakan data primer  bersumber dari pengusaha air minum isi ulang di Kota  Banda Aceh. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif melalui penyajian dan  penyusunan  data  ke  dalam  tabel  yang dianalisis dengan menggunakan  model regresi linier.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dan  pembahasan diperoleh Jumlah produksi dan harga   input   air  berpengaruh  positif  terhadap   total   biaya  yang   dikeluarkan   secara signifikan.  Besarnya koefisien jumlah produksi  (jumlah  galon) adalah 0,63102, artinya jika produksi  ditambah  1   persen  akan menaikkan total biaya produksi sebesar 0,63102 persen  dengan  asumsi  variabel  lain  dianggap   tetap,  dan  signifikan  pada @=0,01. Besarnya  koefisien  harga input  air adalah  0,38790,  artinya jika  harga input  air naik sebesar l  persen akan menaikkan  total biaya  produksi sebesar 0,38790 persen dengan asumsi variabel lain dianggap tetap. Harga input listrik tidak berpengaruh positif secara signifikan terhadap  total biaya yang  dikeluarkan. Jumlah  produksi berpengaruh positif terhadap total revenue yang diperoleh pengusaha.  Koefisien estimasi harga air (LHAIR) sebesar -0,6121  menunjukkan bahwa bila terjadi kenaikan harga air  sebesar satu persen, menyebabkan   penurunan  jumlah  permintaan  air  sebesar   61,21   persen.   Koefisien tersebut juga  menunjukkan  bahwa  harga  input air inelastis  terhadap jumlah air  yang diminta. Koefsiien estimasi  harga  listrik (LHLISTRIK) sebesar -0,9198  menunjukkan bahwa bila terjadi kenaikan harga  listrik  sebesar satu persen, menyebabkan penurunan&#13;
jumlah permintaan  listrik  sebesar 0,9198 persen. Atau sebaliknya bila terjadi  penurunan harga listrik sebesar satu  persen, menyebabkan peningkatan jumlah  permintaan  listrik sebesar 0,9198 persen.&#13;
Oleh karenanya disarankan  kepada pengusaha air minum  isi ulang agar dapat menjaga  efisiensi  dengan cara penggunaan listrik yang  efisien dan menggunakan  bahan baku air yang murah seperti air bersih dari PDAM.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89995</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-07 12:12:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-07 12:12:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>