<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89397">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FAKTOR LOKASI TERHADAP HARGA TANAH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui  pengaruh faktor  lokasi  terhadap   harga tanah  di  Kota Banda  Aceh.  Wilayah  penelitian dibagi dalam 4 zona (Timur.  Barat, Selatan  dan  Utara).  dari setiap  zona diambil  3  lokasi  sampel  dengan menggunakan metode   purposive    sampling     Data   penelitian    digunakan   data   primer   dengan menggunakan metode wawancara dengan responden dan pengamatan lansung. Selain itu,  juga  dimanfaatkan  data  sekunder berupa data Kecamatan   Dalam Angka  2012 dari   Badan   Pusat  Statistik  (BPS).   Responden   terdiri   dari  28  orang   yang  terbagi kepada   3   kelompok   yaitu,    masyarakat,    pemerintah  dan   agen   properti,   yang ditentukan secara proporsional  dari 12  lokasi  sampel.  Penelitian ini  menggunakan model   analisis   kualitatif  dengan   mengaplikasikan   teori   Von   Thunen  dengan pendekatan   model   konsentrik   yang  diciptakan   oleh  E.W.Burgess,1925.   Hasil penelitian menunjukkan  bahwa harga tanah di Kota Banda Aceh dipengaruhi  oleh faktor  lokasi  tanah.  Tanah yang berada lebih dekat  dengan pusat kota atau Central Bussines  District (CBD)  memiliki harga yang semakin tinggi. Sebaliknya tanah yang berada jauh  dari CBD memiliki harga yang lebih rendah. Tanah yang memiliki harga tertinggi  di  Kota Banda Aceh terdapat  pada area ring 1   yang  merupakan  wilayah dengan jarak  terdekat  (kurang dari 2 km)   dan berbatasan  langsung  dengan CBD Sedangkan   tanah   yang  memiliki  harga terendah  terdapat  pada  area  ring  3   yang merupakan wilayah dengan jarak paling jauh (lebih dari 4 km) dengan CBD.&#13;
&#13;
kata  kunci : Central Bussines District.  Harga Tanah,  Lokasi dan Jarak&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89397</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-26 10:43:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-26 10:43:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>