DINAMIKA TRADISI PERKAWINAN ETNIS TIONGHOA DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

DINAMIKA TRADISI PERKAWINAN ETNIS TIONGHOA DI BANDA ACEH


Pengarang

Meri Susanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1610101010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan tradisi perkawinan etnis Tionghoa di Gampong Peunayong Banda Aceh. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori kontruksi sosial Peter L Berger mengungkapkan bahwa teori kontruksi sosial terdapat pemahaman bahwa kenyataan dibangun secara sosial, sehingga istilah kunci unntuk memahaminya adalah terletak pada kenyataan dan pengetahuan, kenyataan sendiri merupakan suatu fenomena yang keberadaannya diakui secara natural sehingga tidak hanya angan-angan atau mengikuti kehendak manusia sedangkan pengetahuan merupakan sebuah kepastian bahwa fenomena- fenomena yang terjadi dalam kehidupan adalah nyata (real). Berdasarkan fenomena yang ditemukan dilapangan yaitu dimana masyarakat etnis Tionghoa ingin melakukan perubahan tradisi perkawinan nenek moyang mereka, dengan perubahan kearah yang lebih praktis dan mudah. untuk menganalisi permasalahan penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pemilihan informan yang digunakan ialah snowball samping dengan satu informan kunci yaitu Ketua Yayasan Hakka Aceh, sehingga memperoleh informan lainnya yang berjumlah enam informan. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Tionghoa mau tidak mau harus menyesuaikan diri karena sudah mendapatkan sosialisasi atau pengetahuan dari lingkungan tempat tinggal. Dalam kacamata kontruksi sosial bahwasanya perubahan yang mereka lakukan yaitu berdasarkan pengaruh dari lingkungan atau dari luar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK