<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87031">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN MIKROSKOPIS HEPAR DAN GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK HEKSAN DAUN MIMBA (AZADIRACHTA INDICA A. JUSS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASTRI LISTUHAYU PARAMITA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman mimba (Azadirachta indica A. Juss) merupakan salah satu  tanaman obat yang banyak digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Daun mimba telah terbukti memiliki kandungan steroid, terpenoid, tanin, saponin, flavonoid, glikosida, alkaloid, kuinolid, dan fenolik. Kandungan tersebut membuat ekstrak daun mimba memiliki khasiat sebagai imunomodulator, antiinflamasi, hepatoprotektif, antioksidan, antimalaria  dan  antikarsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mikroskopis hepar dan ginjal tikus putih (Rattus novergicus) strain wistar jantan setelah pemberian ekstrak heksan daun mimba (Azadirachta indica A.Juss). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan metode post-test only with control group design. Hewan coba dibagi kedalam 5 kelompok (n=6) yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok perlakuan 1 dengan dosis 350mg/kgBB, kelompok perlakuan 2 dengan dosis 700 mg/kgBB, kelompok perlakuan 3 dengan dosis 1400mg/kgBB, dan kelompok perlakuan 4 dengan dosis 2400mg/kgB. Pemberian ekstrak dilakukan satu kali pada hari pertama. Hari ke-15 dilakukan terminasi hewan coba dan pengambilan sampel organ. Pembuatan preparat organ hepar dan ginjal menggunakan metode parafin blok. Dari hasil analisa statistik didapatkan hasil ekstrak heksan daun mimba (Azadirachta indica A.Juss) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap gambaran mikroskopis hepar dan ginjal hewan coba (p=0,000). Hubungan perlakuan dengan jumlah degenarasi hepar (p=0,333), degenerasi ginjal (p=0,847) dan nekrosis sel hepar (p=0,381) dan nekrosis sel ginjal (p=0,758) bersifat positif signifikan yaitu semakin tinggi dosis yang diberikan dapat meningkatkan persentase degenerasi sel dan nekrosis pada hepatosit dan nefron dari hewan coba. Penggunaan ekstrak heksan daun mimba pada dosis 700mg/kgBB ditemukan adanya kenaikan signifikan pada jumlah sel hepar dan ginjal yang mengalami nekrosis. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ekstrak heksan daun mimba pada organ target lain agar penggunaan daun mimba sebagai fitofarmaka diketahui tingkat keamanannya.&#13;
Kata kunci : Azadirachta indica A.Juss., hepar, ginjal, rattus norvegicus</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87031</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-08 06:08:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-08 11:40:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>