<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85785">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA KEDOKTERAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD DEZHA DETIRO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kasus COVID-19 terus meningkat di Indonesia. Rendahnya pengetahuan serta sikap seseorang dalam melakukan pencegahan yang sudah ditetapkan merupakan salah satu penyebab meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. Pada kasus ini mahasiswa kedokteran memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan serta sikap seseorang untuk dapat melakukan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan COVID-19 dan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa kedokteran. Metode penelitian ini berupa analitik observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa kedokteran yang melakukan studi di Provinsi Aceh sebanyak 290 mahasiswa. Pengambilan data melalui metode self-assessment dengan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku yang sudah divalidasi. Analisis menggunakan uji distribusi frekuensi (univariat) dan uji korelasi spearman (bivariat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 54,1% responden memiliki pengetahuan baik, 73,1% responden memiliki sikap yang baik, 46,6% responden memiliki perilaku pencegahan yang baik serta terdapat hubungan yang lemah namun berarti antara pengetahuan (r=0,214, p=0,000) dengan perilaku pencegahan COVID-19 dan hubungan yang cukup bermakna antara sikap (r=0,477, p=0,000) terhadap perilaku pencegahan COVID-19. Kesimpulan penelitian adalah mahasiswa kedokteran di Provinsi Aceh memiliki pengetahuan yang baik, sikap yang baik, dan perilaku pencegahan yang baik, serta terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19. Berbagai upaya perlu terus dilakukan baik dari sektor kesehatan maupun non-kesehatan terutama untuk meningkatkan perilaku pencegahan masyarakat terhadap COVID-19 di Provinsi Aceh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85785</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-16 15:14:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-16 15:35:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>