<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="85248">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TERHADAP INFLASI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marlia Devi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  membahas tentang  pengaruh kenaikan harga  bahan bakar minyak (BBM) terhadap inflasi di Indonesia. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan inflasi dan pengaruh kenaikan harga BBM terhadap inflasi di Indonesia selama tahun 1995-2005&#13;
Data   yang  dipergunakan   adalah  data  sekunder  yang  diperoleh  dari Pertamina Cabang Kota Banda Aceh, Badan Pusat  Statistik  Provinsi  Nanggroe Aceh Darussalam serta literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan konsep-konsep  teoritis dan secara  kuantitatif dengan peralatan  statistik menggunakan SPSS version   12.00 melalui  konsep t-test&#13;
Berdasarkan hasil  penelitian didapat persamaan  regresi dengan konstanta (a)  =  226,263;  koefisien  b = 0,208.  Koefisien determinasi  (R2)  adalah  0,703 artinya variasi perubahan laju inflasi di  Indonesia selama tahun 1995-2005 dapat dijelaskan  oleh harga BBM sebesar 70,30 persen sedangkan sisanya 29,70 persen&#13;
dijelaskan  oleh faktor lain  diluar penelitian ini.  Hasil  uji  statistik  t-test adalah thit&gt;ttabel. Dengan demikian hasil perhitungan statistik variabel harga BBM berpengaruh secara signifikan terhadap laju inflasi di Indonesia .Hasil perhitungan ini dapat disimpulkan bahwa menerima hipotesis aiternatif  (Ha) menolak  hipotesis nol  (Ho),  artinya  variabel  bebas harga BBM berpengaruh signifikan terhadap laju inflasi di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan  bahwa perkembangan harga   BBM   mengalami   kenaikan   setiap   tahunnya  dan   hanya   mengalami penurunan pada tahun 1999 akibat adanya pemberian subsidi untuk harga minyak tanah. Diharapkan kepada Pemerintah untuk lebih memperhatikan masalah harga BBM supaya tidak terjadi kenaikan laju inflasi yang tinggi akibat kenaikan harga BBM yang unggi pula, mengingat hampir semua sektor ekonomi  membutuhkan BBM.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>85248</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-10 11:42:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-10 11:43:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>