<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="84594">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PEMBUATAN KERUPUK DARI LIMBAH UDANG PUTIH (PENAEUS MERGUIENSIS) DI GAMPONG MESJID GIEGING KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizal Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Udang  adalah  produk   hasil perairan   yang  merupakan   sumber  protein  yang cukup  tinggi  dan  memiliki   komposisi   asam  amino  yang  lengkap.  Udang  terdapat dalam  berbagai  jenis  di  antaranya:  udang  putih,  udang  galah,  udang  karang,  udang kulit keras, udang lipah dan udang windu.&#13;
Pembuatan  kerupuk  limbah  udang  putih  meliputi  proses  pencucian, penghancuran,  dan  pencampuran  dengan  bahan  pengikat  (pati)  serta bumbu-bumbu kemudian  diaduk   sampai   rata   hingga   menjadi   adonan   yang   homogen.   Adonan tersebut dicetak  dan diiriskan  sesuai dengan  selera lalu dikeringkan.&#13;
Dalam  proses  pembuatan   kerupuk,  jenis  dan jumlah   pati  yang  ditambahkan akan mempengaruhi karakteristik dari adonan yang dihasilkan. Pada penelitian ini dipelajari  pengaruh  beberapa jenis pati yang sesuai dalam pembuatan kerupuk  limbah udang  putih,  dan perbandingan pati  dengan  limbah  udang putih,  sehingga  dihasilkan kerupuk  dengan  daya  kembang  yang  baik  yang  dapat  diterima  oleh  konsumen  dan bermutu   baik  yang  ditinjau dari  segi  rendemen,   mutu  fisik  (rasio  pengembangan), kimia (kadar  air,  kadar  protein  dan  kadar  abu),  dan organoleptik (rasa,  aroma  dan kerenyahan)  kerupuk  limbah udang putih yang dihasilkan.&#13;
Penelitian   ini  dilakukan  menggunakan  Rancangan   Acak   Lengkap   (RAL ) dengan  2 faktor yaitu jenis  pati (tapioka  dan maizena)  dan perbandingan pati dengan limbah  udang putih  1: 1, 2: 1  dan 3: 1. kombinasi  perlakuan  adalah 2 x 3 = 6, dengan  3 kali ulangan,  sehingga  diperoleh  18 satuan  percobaan.  Parameter yang diamati  pada&#13;
kerupuk  limbah  udang putih  adalah  rendemen,  rasio  pengembangan,  kadar  air, kadar protein,  kadar  abu dan uji organoleptik  (aroma,  rasa dan kerenyahan). Kadar air dan rendemen  di uji sebelum  kerupuk  digoreng,  sedangkan   rasio  pengembangan,  kadar protein,   kadar  abu  dan  uji  organoleptik   (aroma,  rasa  dan  kerenyahan)   dilakukan setelah kerupuk digoreng.Hasil  penelitian   menunjukan   bahwa  jenis  pati   berpengaruh    sangat   nyata (P0,05)   terhadap   semua   parameter  yang   diamati,   kecuali   rasio   pengembangan dimana   interaksi   kedua  faktor  yang  berpengaruh   sangat   nyata  (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>84594</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-02 11:24:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-02 11:24:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>