<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="84012">
 <titleInfo>
  <title>PENDUDUK DAN KEMISKINAN (STUDI DESA PANTAI DAN DESA PEDALAMAN) DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zura Amali</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Zura Amali   &quot; Penduduk dan Kemiskinan  (Studi Desa Pantai dan Desa Pedalaman)  di  Kabupaten  Aceh  Besar&quot;,  di  bawah  bimbingan   Bapak  Dr.  Ir. Ahmad   Humam   Hamid,   M.A  selaku   pembimbing  utama   dan  Bapak  Dr.  Ir. Agussabti,   M.Si  selaku  pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui gambaran  umum kemiskinan di desa pantai dan desa pedalaman,  serta menganalisis   korelasi   antara   kepadatan    penduduk,    pendapatan,   pendidikan, kesehatan  dan jumlah anggota  keluarga  dengan  tingkat  kemiskinan di desa pantai dan desa pedalaman.&#13;
&#13;
Metode  penelitian  yang digunakan  adalah  metode  studi  kasus.  Penelitian ini dilaksanakan di Desa  Lamnga Kecamatan Mesjid Raya  dan Desa Lampanah Ranjo Kecamatan Indrapuri  Kabupaten Aceh Besar, dengan  pertimbangan bahwa Desa  Lamnga   merupakan  salah  satu  desa  pantai   dan  Desa  Lampanah   Ranjo merupakan desa pedalaman  dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, dengan menggunakan   indikator    ekonomi   yaitu   pendapatan per   kapita.   Objek   dari penelitian  ini  adalah   penduduk   miskin  yagegenetap  di  Desa  Lamnga  dan penduduk  miskin di Desa Lampanah  Ranjo. Ruang  lingkup penelitian ini terbatas pada  masalah  gambaran   umum  kemiskinan  penduduk   Desa Lamnga  dan  Desa Lampanah  Ranjo.  Metode  pengambilan sampel  dilakukan dengan  menggunakan metode simple random sampling.&#13;
&#13;
Berdasarkan  hasil  penelitian   dapat  diketahui  bahwa  R-KFM  responden desa Lamga   sebesar  1,00,   berarti responden dalam keadaan miskin,  R-KF M   responden   di   Desa   Lampanah   Ranjo   sebesar   0,73,   berarti   responden dalam   keadaan   miskin   sekali.  Analisis  hubungan   antara   kepadatan   penduduk dengan  tingkat  kemiskinan  menunjukk.an  bahwa   kepada tan penduduk  tidak  selalu berkorelasi    negatif   dengan   tingkat   kemiskinan.   Pendapatan,    pendidikan ,  dan kesehatan    berkorelasi   positif  dengan   tingkat   kemiskin an,   sedangkan   jumlah anggota  keluarga  berkorelasi  dengan tingkat kemiskinan.&#13;
&#13;
Pemerintah    dihara pkan    memprioritaskan     penanggulangan     kemiskinan berdasar kan   daerah    dengan    tingkat   kemiskinan    tinggi,   yaitu   di      perdesaan khususnya  desa pantai  dan desa pedalam an. Nam un dalam  hal  ini, desa pedalam an perlu  mendapat  prioritas  yang  lebih  utama.  Upaya  pengentasan   kemiskinan  dapat dilaku kan  dengan  mempercepat  pertumbuban  ekonomi  lokal  di kedua desa yaitu dengan   pembangunan   jalan  menuju  ke  desa  dan  sentra   produksi   pertanian.&#13;
&#13;
Fasilitas desa sangat menentukan  dalam pertumbuhan ekonomi suatu desa, hal ini juga perlu mendapatkan  perhatian.  Selain itu pemberian  modal usaba  sebaiknya juga  diiringi dengan  pelatihan  persiapan  sosial,  teknik  budidaya  tanaman,  dan fasilitas  pemasaran   hasil  sehingga  curahan  perhatian  terhadap   usahanya   lebih optimal.   Mengingat    masih   rendahnya   akses   masyarakat    terhadap    lembaga keuangan, maka diperlukan program  fasilitasi untuk membuka  akses masyarakat terhadap Lembaga Keuangan guna memperoleh bantuan modal usaha ataupun pengelolaan  modal  bersama  dalam  sebuah  wadah  (Kelompok  Usaha  Bersama• KUB) untuk kepentingan pengembangan  usahataninya  secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>84012</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-11-23 14:51:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-11-23 14:51:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>