ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI PADA SISTEM TUMPANG SARI CABAI MERAH DAN MENTIMUN DI KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI PADA SISTEM TUMPANG SARI CABAI MERAH DAN MENTIMUN DI KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

PUTRI RIZKI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1605102010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tumpang sari adalah penanaman dua tanaman secara bersama- sama dengan interval waktu yang singkat pada sebidang lahan yang sama. Penanaman dengan cara ini bisa dilakukan pada dua atau lebih jenis tanaman yang relatif seumur, misalnya cabai dan mentimun atau bisa juga pada beberapa jenis tanaman yang umurnya berbeda- beda. sistem tanam tumpang sari memiliki banyak keuntungan tersendiri antara lain: dapat memproduksi lebih dari satu komoditas dalam satu lahan, terjadi peningkatan efisiensi terhadap tenaga kerja, pemamfaatan lahan maupun penyerapan sinar matahari. Selain itu keuntungan tumpang sari juga dapat mengatur populasi tanaman sesuai dengan yang kita inginkan, tetap mempunyai peluang untuk mendapatkan keuntungan atau hasil jika dari salah satu jenih tanaman yang diusahakan gagal.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk Menganalisis berapa besar pengaruh penggunaan input produksi (penggunaan luas lahan, benih, pupuk dan tenaga kerja) pada sistem tumpang sari cabai merah dan mentimun di Kecamatan Trienggadeng serta untuk Mengetahui bagaimana tingkat efisiensi penggunaan input produksi pada sistem tumpang sari cabai merah dan mentimun di Kecamatan Trienggadeng. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan mempertimbangkan kecamatan Trienggadeng meruapakan salah satu lokasi yang banyak di tanami tanaman dengan sistem tumpang sari. Objek penelitian ini adalah para petani yang membudidayakan sisten tanam tumpang sari tanaman cabai merah dan mentimun yang ada di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Ruang lingkup penelitian ini adalah terbatas pada penggunaan faktor- faktor input produksi terhadap sistem tumpang sari cabai merah dan mentimun di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Pengambilan jumlah sampel pada penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah 30 petani dari 43 jumlah populasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi produksi Cob- Douglass dan analisis Efisiensi dengan mengunnakan software lunak SPSS (Statistical Package For Social Sciences).
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor input produksi luas lahan, bibit, pupuk dan tenaga kerja berpegaruh secara bersama- sama dan secara parsial terhadap tanaman cabai merah di Kecamatan Trienggadeng Kabuapaten Pidie Jaya. Hal ini dapat dilihat bahwa nilai T cari > dari nilai T tabel. Untuk tanaman mentmun hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor input produksi luas lahan, bibit, pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh nyata secara serempak. Hal ini juga dapat dilihat bahwa nilai Tcari > Ttabel. Namun secara parsial hanya faktor luas lahan saja yang berpengaruh nyata. Sedangkan ketiga faktor input produksi lain (bibit, pupuk dan tenaga kerja) tidak berpengaruh nyata terhadap tanaman mentimun di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Hal ini dapat dilihat bahwa nilai Tcari < T tabel. Adapun hasil dari uji tingkat efisiensi menunjukkan hasil bahwa faktor luas lahan,bibit, pupuk dan tenaga kerja belum efisien terhadap produksi cabai merah dan mentimun sehingga perlu penambahan input agar mendapatkan hasil yang maksimum.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK