<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7826">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN PUSAT KULINER ACEH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Luthfi Ghassan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dunia kuliner di Aceh berkembang sangat pesat. Perkembangan dunia kuliner di Aceh  tidak hanya menjadi kebutuhan primer saja, tetapi telah menjadi gaya hidup baru dan seni bagi masyarakat. Tiap daerah memiliki ragam khas makanannya, sehingga patut dikembangkan dan diperkenalkan secara luas, khususnya masakan aceh. Pertumbuhan jumlah penduduk Aceh akan diikuti dengan pertumbuhan kebutuhan akan kuliner atau makanan sehingga bisnis kuliner sangat menjanjikan di Aceh. Sehingga hadirlah Pusat Kuliner Aceh yang dapat memfasilitasi ragam kegiatan kuliner dan menjadi pusat dari kegiatan yang berhubungan dengan memasak,makan, dan makanan di Aceh. &#13;
Tema yang dihadirkan pada rancangan Pusat Kuliner Aceh yang merupakan pusat makanan adalah analogi arsitektur. Tema analogi arsitektur akan menjadi symbol yang mendeskripsikan kegiatan didalam bangunan yang berhubungan dengan makan. Konsep tema mengambil bentuk dari peralatan-peralatan makan.&#13;
Bangunan dibangun di Jl. Prof. Ali Hasyimi, ulee kareeng, Banda Aceh di lahan seluas 1.68 Ha. Pada bangunan ini, memiliki fasilitas retauran, food court, café, food market, edukasi dan fasilitas penunjang yang disediakan sebagai jawaban dari aktivitas yang terjadi dan dibutuhkan oleh Pusat Kuliner ini.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Pusat Kuliner, Analogi Arsitektur, Banda Aceh&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>RESTAURANT BUILDING- ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CULINARY</topic>
 </subject>
 <classification>725.71</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>7826</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-21 15:31:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-16 10:24:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>