<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="74511">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN BOTTOM ASH TERHADAP NILAI CBR DAN SIFAT SWELLING PADA TANAH DESA COT BEUT KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KURNIAWAN PRATAMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
	Tanah memiliki peranan sebagai pondasi pendukung pada setiap pekerjaan konstruksi baik untuk sebagai konstruksi bangunan, jalan (sub-grade), tanggul maupun bendung. Tanah yang ada di alam terkadang tidak dapat langsung digunakan sebagai bahan bangunan atau tempat berdirinya bangunan. Hal ini dikarenakan dengan berbagai keterbatasan sifat yang dimiliki oleh tanah tersebut terutama tanah lempung. Usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah yaitu dengan cara stabilisasi. Pada penelitian ini digunakan bahan bottom ash untuk stabilisasi tanah. Bottom ash yang digunakan berasal dari PT. Mifa Bersaudara yang berada di Desa Peunaga Cot Ujong, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat. Tanah yang digunakan dalam penelitian berasal dari Desa Cot Beut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Pemilihan lokasi ini karena tanah tersebut sering digunakan sebagai bahan timbunan bangunan dan badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bottom ash yang digunakan sebagai bahan stabilisasi terhadap nilai CBR dan sifat swelling tanah Desa Cot Beut Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan dengan cara pencampuran tanah asli dan bottom ash pada variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering tanah. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari pengujian berat jenis, batas cair, batas plastis, pembagian butiran, dan pemadatan (standard proctor), pengujian CBR dan pengembangan pada uji CBR. Tanah Cot Beut menurut klasifikasi AASHTO tergolong ke dalam kelompok A-7-6 (10) dan menurut USCS termasuk ke dalam golongan CL, di mana indeks plastisnya 18,72%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pada tanah asli hingga penambahan bottom ash 20% untuk pengujian tanpa rendaman nilai CBR mengalami penurunan dari 15,05% menjadi 14,68%. Pengujian CBR rendaman pada tanah asli hingga penambahan 20% nilai CBR juga mengalami penurunan dari 3,35% menjadi 3,27%, dan pengujian sifat swelling pada CBR pada tanah asli hingga penambahan bottom ash 20% mengalami penurunan dari 0,036% menjadi 0,026%.&#13;
&#13;
Kata kunci : stabilisasi, tanah Cot Beut,  bottom ash, swelling, CBR.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>74511</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-07-29 14:26:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-08-03 11:41:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>