<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="69324">
 <titleInfo>
  <title>STUDI SALURAN DRAINASE EKSISTING DI PERUMAHAN PERMATA PUNIE DESA PUNIE KECAMATAN DARUL IMARAH ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DONAMEIR SIANIPAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Desa Permata Punie Kecamatan Darul Imarah adalah Kabupaten Aceh Besar&#13;
tergolong memiliki kepadatan penduduk seiring berjalannya waktu. Daerah&#13;
tersebut merupakan kawasan rawan terjadinya banjir pada saat musim hujan,&#13;
meskipun dengan curah hujan yang relatif rendah. Kondisi saluran eksisting&#13;
drainase yang ada dinilai belum mampu mengalirkan kapasitas debit air hujan&#13;
dan air limbah pada kawasan tersebut. Saluran drainase ini termasuk saluran&#13;
primer yang di bangun untuk mengalirkan air saat hujan turun dan mengalirkan air&#13;
buangan warga di lokasi tersebut. Namun Setiap terjadinya hujan dengan&#13;
intensitas menengah-tinggi sering sekali terjadi genangan air dan banjir yang&#13;
sangat meresahkan warga sekitar. Studi ini juga bertujuan unutk meninjau kondisi&#13;
saluran eksisiting dan merencanakan ulang apabila kondisi tidak memenuhi&#13;
persyaratan. Studi juga ini dilakukan dengan data-data primer dan sekunder yang&#13;
didapat dari instansi terkait maupun dari pengamatan langsung. Curah hujan yang&#13;
digunakan dari tahun 2010 hingga tahun 2018 yang diperoleh dari BMKG&#13;
Indrapuri. Untuk mengetahui dimensi saluran, dilakukan pengukuran dengan&#13;
bantuan alat ukur. Tahapan penelitian ini adalah dengan melakukan analisa&#13;
hidrologi, menghitung intensitas curah hujan, perhitungan debit saluran dan debit&#13;
banjir. Hasil studi ini memperlihatkan saluran drainase pada desa permata punie&#13;
mampu menampung debit sebesar 25,066 m&#13;
3&#13;
/det dengan debit banjir rencana kala&#13;
ulang 10 tahun  untuk waktu konsentrasi 60 menit sebesar 0,3299m&#13;
/det, maka&#13;
dari itu tidak perlu dilakukan perancaan ulang saluran. Saluran drainase eksisting&#13;
diakibatkan oleh pengaruh sedimen mampu menampung debit sebesar 1,795&#13;
m&#13;
3&#13;
/det. Dari hasil perhitungan saluran tidak mampu menampung debit banjir&#13;
karena akibat sedimen yang ada di dalam saluran, sehingga diperlukan adanya&#13;
pembersihan saluran.&#13;
Kata Kunci: Saluran Eksisting, Debit Banjir, sedimen&#13;
3</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>69324</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-01-28 16:24:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-29 10:27:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>