<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="67308">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI FUNGSI MUKIM DALAM PEMBINAAN PELAKSANAAN SYARI’AT ISLAM DI KEMUKIMAN SEPAKAT KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Qanun Kabupaten Gayo Lues No 2 Tahun 2012 Pasal 4 huruf c tentang&#13;
Pemerintahan Mukim yang menyebutkan bahwasanya salah satu fungsi Mukim&#13;
adalah pembinaan pelaksanaan Syari’at Islam, dalam kenyataanya fungsi tersebut&#13;
masih belum maksimal dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan&#13;
menjelaskan implementasi fungsi Mukim Sepakat dan untuk mengetahui penjelasan&#13;
dan faktor apa saja yang menyebabkan Mukim sepakat belum mampu melaksanakan&#13;
fungsinya sesuai dengan aturan. Metode yang digunakan dalam penellitian ini yaitu&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriftif, responden dalam penelitian ini&#13;
yaitu Kepala Mukim, dan sekretaris Mukim, dan informan dalam penelitian ini&#13;
adalah Camat Blangjerango, keucik dan tokoh masyarakat di Kemukiman Sepakat&#13;
dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan&#13;
dalam penulisan ini adalah data primer dan data skunder, data primer yaitu&#13;
wawancara dan sunder melalui telaah buku dan dokumentasi. Teori yang digunakan&#13;
dalam skripsi ini yaitu teori kebijakan dan teori organisasi. Berdasarkan hasil&#13;
penelitian implementasi fungsi Mukim dalam pembinaan pelaksanaan Syariat islam&#13;
di Kemukiman Sepakat Kabupaten Gayo Lues belum dilakukan dengan maksimal,&#13;
hal ini dibuktikan dengan adanya pelaksanaan hukuman cambuk yang dilakukan&#13;
pada tahun 2018 sebanyak 18 orang dengan kasus pejudian 8 orang, khamar 6 orang&#13;
dan khalwat 4 orang di Kemukiman Sepakat, sedangkan di Kemukiman Uken yang&#13;
lebih banyak penduduknya pada tahun 2018 hanya terdapat 8 orang yang dihukum&#13;
cambuk dengan kasus perjudian sebanyak 6 orang dan khamar 2 orang . Dan di&#13;
Kemukiman sepakat masih ada masyarakat yang membuka warung pada saat&#13;
pelaksanan shalat Jum’at, dan masyarakat yang tidak berbusana sesuai dengan aturan&#13;
Syari’at Islam. Adapun faktor yang menyebabkan implementasi fungsi Mukim&#13;
belum maksimal dikarenakan beberapa hambatan, pertama, kurangnya sumber daya&#13;
Manusia yang berada pada ruang lingkup Pemerintahan Mukim, kedua, kurangnya&#13;
sosialisasi kepada masyarakat akan tugas dan fungsi Mukim, ketiga, minimnya&#13;
pemahaman agama masyarakat sehingga sulit untuk diberikan pembinaan, keempat&#13;
kurangnya sarana seperti, tidak adanya kantor Mukim sebagai pusat administrasi.&#13;
Oleh karena itu untuk mendukung kelancaran fungsi Pemerintahan Mukim dalam&#13;
pembinaan pelaksaan Syari’at Islam seharusnya pemerintah Kabupaten Gayo Lues&#13;
harus mengambil sikap yaitu dengan melakukan pengawasan rutin terhadap&#13;
pemerintahan Mukim. Sehingga fungsi pemerintah Mukim dalam pembinaan&#13;
pelaksanaan Syari’at Islam di Kemukiman Sepakat dapat berjalan dengan maksimal.&#13;
&#13;
Kata kunci: Implementasi, fungsi, mukim, syari,at islam &#13;
&#13;
ABSTRACT&#13;
 &#13;
District Gayo Lues Qanun No. 2 of 2012 Article 4 letter C concerning the&#13;
Government of Mukim which states that one of the functions of the Mukim is&#13;
implementation founding of Islamic Sharia, in fact the function is still not maximally&#13;
carried out. The purpose of this research is to find out and explain the&#13;
implementation of the Mukim function, and to know explanation of the factors&#13;
causes the regulation is not dealing as funtions. The method used in this research is&#13;
to use a descriptive qualitative approach, the respondents in this study are the Mukim&#13;
as Chairperson, and the Mukim secretary, and the informants of this study are&#13;
Blangjerango subdistrict head, Keucik and community leaders in Sepakat Settlement&#13;
using purposive sampling technique. Data sources used in this paper are primary data&#13;
and secondary data, primary data is interview and secondary data is the review of&#13;
books and documentation. The theories used in this thesis are policy theory and&#13;
organizational theory. Based on the results of the research of the implementation&#13;
function in the implementation of Islamic Sharia in the Sepakat Settlement of Gayo&#13;
Lues Regency, it has not been done to the maximum, this is evidenced by the&#13;
implementation of caning carried out in 2018 with 18 people with gambling cases of&#13;
8 people, khamar 6 people and khalwat 4 people in the Sepakat Settlement, while in&#13;
the Uken Settlement which is more populous in 2018 there were only 8 people who&#13;
were caned with 6 gambling cases and 2 khamar. In contrast still have people who&#13;
open stalls when Friday time, and they not wearing as a muslimah to. The factors that&#13;
cause the implementation of the Mukim function have not been maximized due to&#13;
several obstacles, first, the lack of human resources within the scope of the Mukim&#13;
Government, second, the lack of socialization to the community on the duties and&#13;
functions of the Mukim, third, the lack of society understand of the about syaria’ah&#13;
regulation, fourth the lack of facilities, such as the Mukim office as an administrative&#13;
center. Therefore, to support the smooth functioning of the Mukim Government in&#13;
fostering the implementation of Islamic Shari'ah, the Gayo Lues Regency&#13;
government must take a stand, namely by carrying out regular supervision of the&#13;
Mukim government. So that the Mukim government functions in fostering the&#13;
implementation of Islamic Sharia in the Sepakat Settlement can run optimally.&#13;
&#13;
Keywords: Implementation, function, Mukim, Shari'ah, at Islam &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>67308</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-12-26 12:26:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-26 14:12:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>