Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
BUDAYA HIBURAN “BEJAMU SAMAN” DI MASYARAKAT GAYO LUES
Pengarang
Dimas Ardinata - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1310101010007
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan budaya hiburan bejamu saman dengan terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja disaat acara bejamu saman, penelitian ini menggunakan teori Fungsional Struktural Robert K Merton yang menyatakan terdapat perbedaan antara fungsional dan disfungsi, jika membuahkan hasil yang positif maka dikatakan fungsional, apabila membuahkan hasil negatif maka diartikan sebagai disfungsi, jenis penelitian ini bersipat deskriptif dengan mengunakan pendekatan kualitatif, data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan maupun responden yang memenuhi kriteria subjek penelitian, hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan acara bejamu saman bertujuan untuk memperkuat talisilaturahmi antara sesama serinen saman, dan ternyata hubungan budaya hiburan bejamu saman dengan terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja adalah karena pelaksanaan acara bejamu saman yang dimulai dari pagi hingga menjelang subuh, lokasi yang gelap dan sepi, dan ajakan dari teman, Melalui penelitian ini penulis berharap masyarakat dan panitia pelaksana acara bejamu saman lebih meingkatkan keamanan dalam pelaksanaan acara bejamu saman, agar pelaksanaan acara bejamu saman ini tidak lagi menimbulkan perilaku-perilaku menyimpang oleh remaja, harapan penulis serikutnya adalah seluruh masyarakat yang memiliki serinen saman dapat menjaga ikatan tali silaturahmi dengan serinen samannya.
Kata kunci: Budaya, Bejamu saman, Serinen Saman
ABSTRACT
This thesis aims to find out how the relationship between entertainment culture and traditional music with the occurrence of deviant behavior carried out by adolescents during the sjamu bejamu event, this study uses Robert K Merton's Structural Functional theory which states that there is a difference between functional and dysfunction, if it produces positive results it is said to be functional , if it produces negative results it is interpreted as dysfunction, this type of research is descriptive descriptive using a qualitative approach, the data obtained through in-depth interviews with informants and respondents that meet the criteria of the research subject, the results of this study indicate that the implementation of Sjamu Saman event aims to strengthen the relationship between serinen saman, and it turns out that the relationship between entertainment culture and the occurrence of deaf culture with the occurrence of deviant behavior carried out by teenagers is due to the implementation of the saman ritual that starts from morning until the end of the sub uh, the location is dark and lonely, and the invitation from friends. Through this research, the authors hope that the community and the organizing committee of the Saman Bejamu event will improve security in the implementation of Sjamu Saman event, so that the implementation of the Saman Festival will no longer cause deviant behavior by teenagers. the hope of the next writer is that all societies that have serinen saman can maintain a bond of friendship with their serinen saman.
Keywords: Culture, Saman's Bejamu, Serinen Saman
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSISTENSI DAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM TARI SAMAN PADA BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (RUSMAINI, 2023)
ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER KEBANGSAAN YANG TERDAPAT DALAM TARIAN SAMAN DI MASYARAKAT KABUPATEN GAYO LUES (RIDUAN SAHPUTRA, 2019)
PEMAKNAAN TARI SAMAN PADA MASYARAKAT GAYO DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS NASIONAL (Aliasa, 2017)
NILAI-NILAI KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM TARIAN BINES DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES (Bahagia, 2023)