<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3925">
 <titleInfo>
  <title>AFIKSASI BAHASA JULU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sari Ramadani Berutu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Penelitian ini berjudul “Afiksasi Bahasa Julu”. Sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana afiksasi bahasa Julu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data utama penelitian ini adalah data lisan yang bersumber dari percakapan antarpenutur bahasa Julu. Informan yang diambil berasal dari Desa Pakiraman, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode cakap dengan teknik dasar cakap semuka dan teknik lanjutan berupa teknik pancing. Penganalisisan data dilakukan melalui empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Dilihat dari posisi melekatnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa afiksasi bahasa Julu memiliki tiga posisi tempat melekatnya sebuah afiks, yaitu di awal (prefiks), di akhir (sufiks), dan gabungan (konfiks dan simulfiks). Prefiks bahasa Julu jumlahnya ada delapan bentuk, yaitu meN-, peN-, beR-, teR-, di-, ke-, se-, dan ki-. Prefiks meN- memiliki alomorf me-, mem-, men-, meng-, meR-, dan med-, peN- memiliki alomorf pe-, pem-, pen-, peng-, dan peR-, beR- memiliki alomorf bel-,dan teR- memiliki alomorf te- sedangkan prefiks di-, ke-, se-, dan ki- tidak memiliki alomorf sebagaimana prefiks lainnya. Selanjutnya, sufiks dalam bahasa Julu berjumlah tiga bentuk, yaitu -ken, -en, dan -i. Terakhir adalah gabungan (konfiks dan simulfiks) yang terdiri dari delapan bentuk, yaitu meN-ken, meN-en, meN-i, peN-ken, peN-en,di-ken, di-i,dan si-en. Bentuk-bentuk afiks yang terdapat dalam bahasa Julu dapat melekat pada kelas verba, nomina, adjektiva, numeralia, dan adverbial.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>INDONESIA LANGUAGES - PHRASES (GRAMMAR)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ACHEH LANGUAGES</topic>
 </subject>
 <classification>499.221</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3925</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-02-04 17:43:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-17 10:37:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>