<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37454">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA, INSULIN PUASA, HOMA-IR DAN HBA1C TERHADAP BERAT BADAN PADA INDIVIDU YANG TIDAK MENDERITA DIABETES MELLITUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Wira Idiawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak &#13;
&#13;
HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA, INSULIN PUASA, HOMA-IR DAN HbA1C TERHADAP BERAT BADAN PADA INDIVIDU YANG TIDAK MENDERITA&#13;
DIABETES MELLITUS&#13;
&#13;
Latar Belakang&#13;
Prevalensi peningkatan berat badan yang semakin tinggi terjadi setiap tahun di seluruh dunia. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan resiko sindrom metabolik, resistensi insulin, penyakit kardiovaskular, kanker dan DM yang dihubungkan dengan gangguan keseimbangan glukosa dan efek glukoneogenesis dan terlihat pada pemeriksaan kontrol glikemik seperti kadar glukosa darah puasa, insulin puasa, HbA1c dan HOMA-IR.&#13;
&#13;
Tujuan&#13;
Untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah puasa, insulin puasa, HOMA-IR dan HbA1C terhadap berat badan pada individu yang tidak menderita DM&#13;
&#13;
Metode&#13;
Penelitian ini meliputi penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang pada 35 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan teknik penelitian consecutive sampling. Metode pengumpulan data dengan pemeriksaan kadar glukosa darah puasa, insulin puasa, HbA1c dan HOMA-IR. Data dianalisis dengan mengggunakan uji korelasi Spearman, Anova dan Regresi Ordinal.&#13;
&#13;
Hasil&#13;
Kadar rata-rata variabel glukosa darah puasa, insulin puasa, HbA1C dan HOMA-IR semakin meningkat sejalan dengan peningkatan berat badan, berkorelasi positif dan bermakna secara statistik. Variabel HbA1C mempunyai kadar yang berbeda terhadap berat badan dengan p-value 0,005. Korelasi terkuat terdapat pada variabel berat badan dengan HbA1C dengan nilai korelasi 0,574 dan  p-value 0,000. Regresi ordinal yang dilakukan terhadap keempat variabel menunjukkan variabel HbA1C sangat dipengaruhi oleh berat badan.&#13;
	&#13;
Kesimpulan&#13;
Penelitian ini menyimpulkan adanya pengaruh peningkatan berat badan dengan kadar glukosa darah puasa, insulin puasa, HbA1c dan HOMA-IR dengan kadar HbA1C memiliki perbedaan yang bermakna signifikan dan korelasi terkuat dibandingkan variabel lain.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Glukosa darah puasa, HbA1C, HOMA-IR, Insulin puasa &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>GLUCOSE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BLOOD ANALYSIS -DIAGNOSIS - GENERAL DISEASE</topic>
 </subject>
 <classification>616.075 61</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37454</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-09 12:14:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-01 15:52:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>