<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28630">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN CYBERBULLYING PADA REMAJA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rayyan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penggunaan internet di kalangan remaja terus meningkat hingga saat ini. Hal ini menyebabkan semakin maraknya perilaku cyberbullying yang terjadi di kalangan remaja di Indonesia. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan cyberbullying adalah adanya harga diri yang rendah. Semakin negatif remaja menilai dirinya, maka semakin mungkin remaja tersebut melakukan cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan cyberbullying pada remaja di Kota Banda Aceh. Sebanyak 102 remaja (55 Perempuan dan 47 Laki-laki) dipilih dengan menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RES) dan Student Needs Assessment Survey (SNAS). Analisis data menggunakan statistik nonparametric dengan teknik korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,443 (p &lt; 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,077 sehingga dapat diartikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara harga diri dengan cyberbulying pada remaja di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian ini juga mendapatkan bahwa sebagian besar subjek penelitian memiliki harga diri dalam kategori tinggi (59,89%) dan cyberbullying dalam kategori rendah (94,11%).&#13;
Kata Kunci: Harga Diri, Cyberbullying, Remaja</note>
 <subject authority="">
  <topic>PSYCHOLOGY OF ADULESCENTS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>28630</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-01-04 22:01:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-04-11 10:01:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>