<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20227">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sylvia Zahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengkaji kesesuaian penggunaan lahan yang ada di Kabupaten Bener Meriah dengan arahan dari RTRW Kabupaten Bener Meriah, (2) Menganalisis tingkat pemahaman masyarakat sekitar kawasan lindung terkait RTRW Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bener Meriah untuk kegiatan ground check dan analisis data citra di Bappeda Provinsi Aceh untuk menghasikan peta penggunaan lahan eksisting. Penelitian ini menggunakan software ArcGIS 10.2 untuk analisis citra dengan menggunakan citra SPOT 6 dan citra Landsat 8. serta cek lapangan (ground check). Hasil penelitian menunjukkan telah terjadi ketidaksesuaian penggunaan lahan eksisting di Kabupaten Bener Meriah seluas 9.475,65 Ha atau sebesar 4,80%. Ketidaksesuaian terbesar ditunjukkan dari perubahan hutan lindung menjadi pertanian lahan kering campur semak seluas 4.881,99 Ha atau sebesar 2,51%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan petimbangan bagi pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk dapat meninjau kembali penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan RTRW sebagai dasar dalam evaluasi lebih lanjut mengenai penerapan tata ruang di Kabupaten Bener Meriah.&#13;
Kata kunci: Citra SPOT 6, Citra Landsat 8, Ground Check, Ketidaksesuaian penggunaan lahan, RTRW&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20227</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-22 16:25:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-23 09:43:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>