<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18326">
 <titleInfo>
  <title>GALERI MUSIK TRADISIONAL ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>yasruna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan musik di Indonesia tidak serta merta diikuti oleh perkembangan musik tradisional yang ada di Indonesia. Musik tradisional mulai kehilangan tempat baik di hati maupun di pentas masyarakat, sebagai akibat dari gelombang globalisasi musik. Musik tradisional saat ini hampir dikalahkan dengan munculnya musik modern. Bahkan seni pertunjukan tradisional pun juga kalah bersaing, seiring dengan meningkatnya pengaruh unsur budaya dari luar dan kemajuan teknologi yang memfasilitasi kemajuan musik modern.&#13;
Upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan seni musik tradisional yaitu dengan cara meningkatkan kemampuan para pelaku seni dengan menciptakan fasilitas - fasilitas, dan ruang pamer yang bersifat edukatif dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Bangunan ini berupa Galeri Musik Tradisional Aceh .&#13;
Proses perancangan ini diawali dengan pendekatan terhadap studi lapangan dengan melihat kondisi fisik dari lokasi perancangan, studi literatur, studi banding dari berbagai sumber mengenai objek sejenis yang berhubungan dengan Galeri musik tradisional serta studi banding tema sejenis. Tahap berikutnya yaitu mengidentifikasikan masalah yang timbul dalam merancang, permasalahan tersebut di analisis sehingga menemukan pemecahannya yang selanjutnya dijadikan konsep dalam merancang Galeri musik tradisional Aceh dengan tema Arsitektur Simbolisme.&#13;
Hasil laporan ini merupakan suatu landasan atau konsep serta pedoman dalam perancangan Galeri musik tradisional Aceh berupa laporan dan disertai dengan gambar-gambar prarancangannya.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18326</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-01-07 12:28:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-08 10:24:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>