<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715619">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI KINERJA WIFI 5 DAN WIFI 6 RNUNIT SUMBER DAYA MULTIUSER UDP</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nazarullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kepadatan perangkat yang tinggi dalam jaringan nirkabel modern menuntut efisiensi lebih besar dan pemanfaatan spektrum dan konsumsi daya. Wi-Fi 6 yang mengintegrasikan OFDMA dan MU-MIMO, mampu memberikan kecepatan data puncak hingga 9,6 Gbps. Meskipun standar ini meningkatkan kinerja uplink (UL) sebesar 400%, standar ini masih mengalami penurunan throughput pada downlink (DL), terutama pada skenario multiuser. Penelitian ini membandingkan Wi-Fi 5 dan Wi-Fi 6 dalam hal peningkatan throughput pada lalu lintas User Datagram Protocol (UDP) multiuser dan efisiensi Wi-Fi 6 dalam alokasi Resource Unit (RU). Simulasi dilakukan menggunakan NS-3.45 dengan validasi matematis. Kinerja Wi-Fi 6 sangat bergantung pada ukuran RU yang digunakan dengan ukuran RU terbesar, RU_2x996, throughput mencapai 401,4 Mbps dengan efisiensi 21,8%. Nilai ini lebih dari dua kali lipat Wi-Fi 5 hanya mencapai efisiensi puncak 6,0% dan throughput stabil 163,6 Mbps. Sebaliknya dengan RU terkecil, RU_26, throughput turun drastis menjadi 38,5 Mbps dan efisiensi hanya 2,1%, membuat Wi-Fi 6 kurang efektif dibandingkan Wi-Fi 5. Secara keseluruhan, Wi-Fi 6 mengungguli Wi-Fi 5 yang mencapai throughput maksimum 401,4 Mbps dengan efisiensi UDP 66-74%, sementara Wi-Fi 5 hanya 110-200 Mbps dengan efisiensi 62-63%. Dalam hal stabilitas sinyal pada jarak 5-20 meter Wi-Fi 6 jauh lebih unggul dan delay Wi-Fi 6 jauh lebih rendah, yaitu 4,0 ms dan 6,0 ms dibandingkan Wi-Fi 5 yang mencapai 9,2 ms dan 10,0 ms. Pemilihan ukuran RU merupakan faktor krusial. Oleh karena itu, Wi-Fi 6 menawarkan peningkatan yang substansial untuk lingkungan dengan kepadatan tinggi ketika alokasi RU dioptimalkan secara tepat dan konsisten.&#13;
Kata kunci : Wi-Fi 6, Wi-Fi 5, OFDMA, MU-MIMO, Resource Unit, Throughput, NS-3, UDP  Efisiensi &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 11:14:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 11:18:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>