<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715617">
 <titleInfo>
  <title>PERAN DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN PERSANDIAN ACEH DALAM MENANGGULAGI INFORMASI HOAX PADA PILKADA 2024RNDI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JEFRI HUSNADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
&#13;
Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada adalah momen yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Pilkada secara serentak yang diselenggarakan pemerintah pada tahun 2024 terutama di Provinsi Aceh diwarnai dengan adanya dinamika informasi Hoax. Penyebaran Hoax dalam Pilkada memiliki dampak yang multidimensional yang dapat memanipulasi opini publik bahkan dapat memicu polarisasi dan konflik di tengah masyarakat. Informasi hoax memiliki potensi merusak kohesi sosial dan meningkatkan ketegangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Diskominsa  Dalam Menanggulangi Informasi Hoax Pada Pilkada 2024 di Aceh Untuk mengetahui dan mengidentifikasi Peran Dinas Kominfo Dalam Menanggulangi Informasi Hoax Pada Pilkada 2024 di Aceh. Penelitian ini menggunakan teori peran dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa Diskominsa memainkan peran krusial dalam menjaga integritas informasi publik, terutama untuk mencegah penyebaran informasi hoax yang dapat mempengaruhi proses demokrasi. dalam menanggulangi penyebaran informasi Hoax Diskominsa telah melakukan berbagai upaya mulai dari edukasi, talks show, serta dialog interaktif melalui saluran Radio untuk memberikan pemahaman dan edukasi literasi digital kepada masyarakat agar selalu bijak dan kritis dalam menanggapi setiap informasi yang beredar di media sosial. Selain itu Diskominsa Aceh juga melakukan kolaborasi dengan KIP Aceh, Panwaslih Aceh, serta Platform digital untuk mengawasi penyebaran informasi Hoax selama Pilkada Aceh 2024. Diskominsa mengalami beberapa hambatan menanggulangi penyebaran informasi Hoax diantaranya adalah literasi digital masyarakat Aceh yang masih sangat rendah, penyebaran informasi yang begitu cepat serta informasi Hoax yang memanfaatkan isu-isu daerah seperti politik identitas atau etnis yang membuat permasalahan pencegahan penyebaran informasi Hoax semakin rumit. Adapun rekomsebaiknya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Aceh lebih aktif mengedukasi mel;alui media sosial,serta melakukan sosialisasi terhadap pengguna media sosial agar lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Peran Kominsa, Informasi Hoax, Pilkada Aceh 2024&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 11:14:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 11:17:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>