<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715601">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TRANSPORTASI HIJAU DI LINGKUNGAN KAMPUS BERDASARKAN INDIKATOR UI GREENMATRIC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salsa Fervi Nabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Perencanaan Wilayah dan Kota</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Transportasi hijau merupakan elemen penting dalam penilaian kampus berkelanjutan UI&#13;
GreenMetric. Universitas Syiah Kuala (USK) telah menerapkan berbagai program transportasi&#13;
ramah lingkungan, namun penggunaan kendaraan pribadi masih dominan sehingga&#13;
menimbulkan permasalahan mobilitas, emisi, dan kenyamanan lingkungan kampus. Penelitian&#13;
ini bertujuan mengevaluasi implementasi transportasi hijau di USK berdasarkan indikator&#13;
transportasi UI GreenMetric, menganalisis persepsi civitas akademika, serta menentukan&#13;
prioritas indikator menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian&#13;
dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, kuesioner, dan wawancara ahli. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa capaian transportasi hijau USK berada pada kategori “cukup”&#13;
dengan skor total 1.050 dari 1.800 poin. Persepsi responden juga mengindikasikan bahwa&#13;
transportasi berkelanjutan dinilai cukup, dengan layanan shuttle menjadi satu-satunya&#13;
indikator yang memperoleh penilaian baik, sedangkan jalur pejalan kaki menjadi aspek dengan&#13;
persepsi paling rendah. Analisis AHP menegaskan bahwa indikator jalur pejalan kaki&#13;
merupakan prioritas utama, diikuti layanan shuttle kampus, dan inisiatif pengurangan&#13;
kendaraan pribadi, sehingga menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara persepsi pengguna&#13;
dan urgensi strategis indikator tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan&#13;
bahwa meskipun USK telah memiliki sejumlah program pendukung transportasi hijau,&#13;
implementasi fasilitas dan kebijakan yang ada belum sepenuhnya optimal. Peningkatan&#13;
kualitas jalur pejalan kaki, penguatan layanan shuttle, serta pembatasan penggunaan kendaraan&#13;
pribadi menjadi langkah strategis yang perlu diprioritaskan untuk mewujudkan mobilitas&#13;
kampus yang lebih berkelanjutan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi&#13;
perumusan kebijakan transportasi kampus yang lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan&#13;
standar UI GreenMetric.&#13;
Kata Kunci: Transportasi Hijau, UI GreenMetric, Persepsi Civitas Akademika, Analytic&#13;
Hierarchy Process (AHP), Universitas Syiah Kuala</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715601</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 09:51:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 09:57:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>