<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715575">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERAWATAN MESIN DIGESTER DENGAN  MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED  MAINTENANCE (RCM)  (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PT. PADASA ENAM UTAMA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Al mufti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan perawatan mesin memiliki peran strategis dalam menjaga kontinuitas dan efektivitas proses produksi pada industri pengolahan kelapa sawit, khususnya pada mesin digester di PT. Padasa Enam Utama yang masih menghadapi potensi gangguan operasional akibat kerusakan komponen sehingga berdampak pada downtime dan kinerja sistem produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mode kegagalan, menentukan tingkat kekritisan komponen, serta merumuskan strategi perawatan optimal berbasis keandalan melalui pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) yang terintegrasi dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Logic Tree Analysis (LTA). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan data historis kerusakan, kemudian dianalisis melalui tahapan RCM meliputi identifikasi fungsi sistem, analisis kegagalan, perhitungan Risk Priority Number (RPN), analisis Mean Time Between Failure (MTBF), klasifikasi LTA, serta penyusunan maintenance task. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kritis adalah liner digester (RPN 378; MTBF 102,86 jam), gearbox (RPN 250; MTBF 360 jam), dan body mesin (RPN 210; MTBF 720 jam), diikuti komponen lain seperti corong sliding door (RPN 180; MTBF 360 jam), pulley digester (RPN 168; MTBF 720 jam), bottom plate (RPN 160; MTBF 180 jam), bottom digester (RPN 160; MTBF 720 jam), dan pipa feeds (RPN 150; MTBF 720 jam). Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebesar 88,85% telah melampaui standar world class sebesar 85% yang menunjukkan tingkat efektivitas mesin yang sangat baik, meskipun masih terdapat peluang peningkatan pada aspek availability. Penerapan RCM menghasilkan rekomendasi strategi perawatan berupa time directed, condition directed, dan failure finding task yang mampu meningkatkan keandalan mesin, menekan downtime tidak terencana, serta mendukung peningkatan kinerja operasional secara berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci	: Reliability Centered Maintenance (RCM), Digester, FMEA,&#13;
Logic Tree Analysis (LTA), Overall Equipment Effectiveness (OEE).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715575</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 19:59:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 09:10:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>