<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715551">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENERAPAN E-VOTING SEBAGAI INOVASI DIGITALISASI DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WIRA AUNA GHINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan e-voting sebagai inovasi digital dalam pemilihan kepala desa di Kota Banda Aceh serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi digital yang mendorong transformasi sistem pemerintahan menuju tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Namun demikian, penerapan e-voting masih menghadapi beragam tantangan, baik dari sisi regulasi, kesiapan infrastruktur, maupun penerimaan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pihak Diskominfotik, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), aparatur gampong, akademisi, dan masyarakat. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori difusi inovasi dari Everett M. Rogers yang mencakup lima indikator: Keunggulan Relatif, kesesuaian, tingkat kesulitan, kemudahan uji coba dan kemampuan untuk di amati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-voting memiliki potensi untuk diterapkan karena lebih efisien, cepat, dan hemat biaya, tetapi implementasinya belum optimal. Faktor-faktor yang memengaruhi penerapan meliputi literasi digital, keamanan dan kepercayaan masyarakat, regulasi dan kebijakan pemerintah, budaya dan kebiasaan masyarakat, serta kesiapan anggaran dan infrastruktur. Oleh karena itu, penerapan e-voting di Kota Banda Aceh perlu dilaksanakan secara bertahap melalui uji coba, sosialisasi, dan penguatan regulasi agar dapat berjalan efektif dan diterima secara luas.&#13;
Kata Kunci: e-voting, inovasi digital, pemilihan kepala desa, literasi digital, Kota Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715551</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 16:45:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-24 08:54:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>