<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715501">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEMISKINAN EKSTREM DI PROVINSI ACEH MELALUI MODERASI KUALITAS BIROKRASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ade Riandar Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog.Magister Ilmu Ekonomi Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemiskinan ekstrem masih menjadi salah satu hambatan dalam Pembangunan ekonomi di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh. Berbagai jenis kebijkan fiskal dan peran kelembagaan dari pemerintah diharapkan mampu menghapus tingkat kemiskinan ekstrem melalui peningkatan belanja sosial, penyaluran dana desa dan penguatan kualitas tata kelola pemerintah. Penelitian ini menganalisis pengaruh dari belanja sosial, dana desa, efektifitas pengendalian korupsi dan kualitas birokrasi terhadap kemiskinan ekstrem dengan menguji peran kualitas birokrasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dan analisis regresi moderasi mulai dari tahun 2021 sampai 2024 di Provinsi Aceh. Analisis statistik menunjukkan bahwa belanja sosial dan dana desa berpengaruh negatif terhadap kemiskinan ekstrem, dengan dana desa menujukkan pengaruh yang konsisten dan signifikan di seluruh model. Efektifitas pengendalian korupsi dan kualitas birokrasi berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan ekstrem. Sementara itu, analisis interaksi menujukkan bahwa kualitas birokrasi tidak secara signifikan memoderasi pengaruh belanja sosial terhadap kemiskinan ekstrem, namun analisis interasi kualitas birokrasi mampu memperkuat pengaruh dana desa dalam menurunkan kemiskinan ekstrem. Temuan ini merekomendasikan untuk pemerintah perlu memperbaiki data dan verifikasi bantuan sosial agar tepat sasaran dan efektif menurunkan kemiskinan ekstrem, pemerintah perlu untuk meningkatkan pengendalian dan penyelesaian kasus korupsi, serta pemerintah perlu meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan kebijakan fiskal dikarenakan efektivitas kebijakan fiskal bukan hanya bergantung pada besaran anggaran melainkan juga kualitas tata kelola birokrasi. &#13;
&#13;
Kata Kunci: 	Kemiskinan Ekstrem, Belanja Sosial, Dana Desa, Kualitas Birokrasi, Pengendalian Korupsi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715501</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 14:06:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 14:19:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>