<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715471">
 <titleInfo>
  <title>ESTIMASI POTENSI KARBON BIOMASSA DAN SERAPAN CO2 PADA BERBAGAI JENIS VEGETASI DI HUTAN KOTA TREMBESI DAN HUTAN KOTA PUTROE PHANG, RNBANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fadhilah Harahap</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hutan kota memiliki peranan penting dalam mitigasi perubahan iklim melalui kemampuannya dalam menyerap karbon dioksida (CO₂) dan menyimpan karbon dalam bentuk biomassa vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai biomassa di atas permukaan tanah (Above-Ground Biomass), cadangan karbon, dan serapan CO₂ pada berbagai tingkat pertumbuhan vegetasi di Hutan Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survei lapangan dan teknik purposive sampling dengan intensitas sampling sebesar 20% dari luas areal. Lokasi penelitian terdiri atas Hutan Kota Trembesi (2,33 ha) dan Hutan Kota Putroe Phang (2,44 ha). Pengambilan data dilakukan pada bulan September 2025 hingga Februari 2026 menggunakan 10 plot pada masing-masing lokasi dengan ukuran 20 m × 20 m yang dibagi ke dalam subplot berdasarkan tingkat pertumbuhan vegetasi. Biomassa dihitung menggunakan persamaan alometrik AGB = 0,125D²·⁵³³, kandungan karbon diasumsikan sebesar 47% dari biomassa mengacu pada SNI, sedangkan serapan CO₂ dihitung menggunakan faktor konversi 3,67 berdasarkan IPCC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai AGB pada Hutan Kota Trembesi sebesar 499,76 ton/ha, lebih tinggi dibandingkan Hutan Kota Putroe Phang sebesar 370,81 ton/ha. Nilai cadangan karbon pada Hutan Kota Trembesi sebesar 234,89 ton/ha, sedangkan pada Hutan Kota Putroe Phang sebesar 174,28 ton/ha. Adapun nilai serapan CO₂ masing-masing sebesar 862,04 ton/ha dan 639,61 ton/ha. Kontribusi terbesar biomassa, karbon, dan serapan CO₂ pada kedua lokasi berasal dari tingkat pohon, yang didominasi oleh individu berdiameter besar. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua hutan kota memiliki potensi yang baik dalam penyimpanan karbon dan penyerapan CO₂, dengan Hutan Kota Trembesi memiliki kapasitas yang lebih tinggi dibandingkan Hutan Kota Putroe Phang. Oleh karena itu, pengelolaan hutan kota perlu difokuskan pada pelestarian pohon berdiameter besar serta peningkatan kualitas struktur tegakan untuk mendukung fungsi ekologis dalam mitigasi perubahan iklim di kawasan perkotaan.&#13;
Kata kunci : Biomassa atas permukaan, cadangan karbon, serapan CO₂ &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715471</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 12:45:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 12:59:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>