KELIMPAHAN KANDUNGAN MIKROPLASTIK DALAM KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) DI PESISIR KECAMATAN JEUMPA BIREUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KELIMPAHAN KANDUNGAN MIKROPLASTIK DALAM KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) DI PESISIR KECAMATAN JEUMPA BIREUN


Pengarang

M. Alhafiz Arzak - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sayyid Afdhal El Rahimi - 198009282006041002 - Dosen Pembimbing I
Irwan - 198508082019031009 - Dosen Pembimbing II
Sofyatuddin Karina - 198311042009122003 - Penguji
Irma Dewiyanti - 198112212005012001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2111101010066

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kerang hijau (Perna viridis) merupakan bivalvia filtrator yang hidup menempel pada
substrat keras di wilayah pesisir. Organisme ini sangat sensitif terhadap perubahan
kualitas perairan sehingga sering digunakan sebagai bioindikator pencemaran,
termasuk mikroplastik. Pada penelitian ini dilakukan analisis untuk mengetahui
distribusi kelimpahan mikroplastik dalam P. viridis sebagai penilaian terhdap kondisi
lingkungan pesisir Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Analisis kandungan kerang hijau (P.
viridis) dilakukan di Laboratorium Kimia Laut FKP Universitas Syiah Kuala.
Penelitian ini menunjukkan bahwa mikroplastik terdeteksi pada seluruh sampel kerang
hijau (P. viridis) yang dikumpulkan dari setiap stasiun pengamatan di pesisir
Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Jenis mikroplastik yang paling banyak ditemukan adalah
fragmen, diikuti oleh fiber, sedangkan film ditemukan dalam jumlah yang lebih
sedikit. Pola ini mengindikasikan bahwa sumber pencemaran utama berasal dari
degradasi limbah plastik rumah tangga, aktivitas pesisir, serta kegiatan perikanan di
sekitar lokasi.
Kata kunci: kerang hijau, bivalvia, mikroplastik, limbah, pencemaran

The green mussel (Perna viridis) is a filtrating bivalve that lives attached to hard substrates in coastal areas. This organism is very sensitive to changes in water quality and is therefore often used as a bioindicator of pollution, including microplastics. This study analyzed the distribution of microplastic abundance in P. viridis as an assessment of the coastal environmental conditions in Jeumpa District, Bireuen. Analysis of the green mussel (Perna viridis) content was conducted at the Marine Chemistry Laboratory of the Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University. This study showed that microplastics were detected in all green mussel (Perna viridis) samples collected from each observation station on the coast of Jeumpa District, Bireuen. The most common type of microplastic found was fragments, followed by fibers, while films were found in smaller quantities. This pattern indicates that the main sources of pollution come from the degradation of household plastic waste, coastal activities, and fishing activities around the location. Keyword: green mussels, bivalves, microplastics, waste, pollution

Citation



    SERVICES DESK