<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715449">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELESTARIAN LINGKUNGAN DI INDONESIA:</title>
  <subTitle>PERAN VARIABEL MODERASI KONSUMSI ENERGI DAN INDUSTRI MANUFAKTUR TERHADAP HIPOTESIS KUZNETS</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ikbarul Mufid</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menguji Environmental Kuznets Curve (EKC) di Indonesia dengan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, konsumsi energi, dan industri manufaktur terhadap kelestarian lingkungan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran konsumsi energi dan industri manufaktur sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, World Bank, dan Global Carbon Budget selama periode 1983–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis EKC berlaku di Indonesia, yang mengindikasikan adanya hubungan nonlinier antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Dalam jangka panjang, konsumsi energi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kelestarian lingkungan, sedangkan industri manufaktur tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, konsumsi energi memoderasi hubungan tersebut ke arah yang berlawanan dengan teori EKC, sementara industri manufaktur memperkuat hubungan sesuai dengan teori EKC. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan berkelanjutan melalui transisi energi bersih, pengurangan ketergantungan pada energi fosil, penerapan teknologi hemat energi, serta pemberian insentif bagi penggunaan energi bersih, serta peningkatan pengawasan dan pengendalian aktivitas industri serta emisi lingkungan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Environmental Kuznets Curve (EKC), Pertumbuhan Ekonomi, Konsumsi Energi, Industri manufaktur, ARDL&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 12:05:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 14:18:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>