<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1715403">
 <titleInfo>
  <title>PERAN KONSULTAN PENGAWAS TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PADA PROYEK PERUMAHAN DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Sayuti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek konstruksi Perumahan memegang peranan penting dalam pembangunan  konstruksi di Aceh. Komunikasi yang baik antara pemilik proyek, kontraktor, dan konsultan pengawas sangat penting untuk menghindari keterlambatan serta menjaga kualitas pekerjaan tersebut. Namun, dalam praktik di lapangan terdapat berbagai kondisi yang memengaruhi kelancaran komunikasi selama pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan serta pengaruh peran konsultan pengawas terhadap efektivitas komunikasi pada proyek Perumahan di Aceh. Populasi penelitian adalah perusahaan konsultan pengawas berkualifikasi K dan M yang memiliki pengalaman dalam proyek Perumahan di Aceh selama lima tahun terakhir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji t, analisis deskriptif, korelasi sederhana, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi memiliki hubungan kuat dengan efektivitas komunikasi dengan koefisien Pearson sebesar 0,607. Sementara itu, metode komunikasi dan aliran informasi menunjukkan hubungan sedang dengan nilai koefisien masing-masing 0,402 dan 0,591. Hasil analisis linear berganda, menunjukkan bahwa kompetensi konsultan pengawas, metode komunikasi, manajemen komunikasi, dan aliran informasi berpengaruh positif terhadap efektivitas komunikasi dimana jika faktor-faktor ini meningkat maka efektifitas komunikasi akan meningkat pula dan sebaliknya. Sedangkan, efektivitas supervisi dan koordinasi proyek menunjukkan pengaruh negatif terhadap efektivitas komunikasi, jika faktor- faktor tersebut meningkat maka efektifitas komunikasi akan menurun dan demikian sebaliknya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONSTRUCTION WORKERS - CIVIL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1715403</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 10:19:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 11:16:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>