Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN PUSAT STUDI ASTRONOMI DAN OBSERVATORIUM DI ACEH BESAR
Pengarang
ONAYA SITI UTAMI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muslimsyah - 196109281988101001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2204104010081
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
Indonesia
No Classification
727.552
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perkembangan ilmu astronomi di Indonesia menunjukkan kemajuan yang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya riset dan pendidikan keantariksaan. Namun, ketersediaan fasilitas penelitian dan observasi masih terbatas, khususnya di wilayah Aceh. Keterbatasan tersebut melatarbelakangi gagasan Perancangan Pusat Studi Astronomi dan Observatorium di Aceh Besar, yang bertujuan menyediakan sarana penelitian, pendidikan, dan wisata ilmiah yang representatif serta berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis astronomi.
Lokasi perancangan dipilih di kawasan Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, dengan pertimbangan tingkat polusi cahaya yang rendah, kondisi atmosfer yang stabil, serta aksesibilitas yang baik. Lingkungan tapak yang masih alami dan jauh dari kepadatan kota mendukung kegiatan observasi langit secara optimal. Tema perancangan yang diusung adalah Arsitektur Metafora, yaitu pendekatan desain yang menerjemahkan konsep dan fenomena astronomi ke dalam bentuk arsitektur simbolik. Metafora orbit, rotasi, dan dinamika kosmos diwujudkan melalui permainan massa, sirkulasi, serta pencahayaan untuk menciptakan pengalaman ruang yang edukatif dan inspiratif. Bangunan ini dirancang mencakup zona penelitian, edukasi, observasi, dan publik. Setiap zona memiliki karakter dan fungsi yang saling terhubung untuk mendukung kegiatan riset profesional sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat umum. Selain menjadi wadah penelitian astronomi, pusat studi ini juga diharapkan berperan sebagai destinasi astrotourism yang memperkenalkan ilmu astronomi melalui pengalaman ruang yang menarik.
Perancangan Pusat Studi Astronomi dan Observatorium di Aceh Besar diharapkan mampu meningkatkan literasi sains masyarakat, memperkuat jejaring riset nasional, serta menjadi ikon arsitektur ilmiah yang merepresentasikan integrasi antara ilmu pengetahuan, budaya, dan lingkungan alam.
Kata kunci: Pusat Studi Astronomi, Observatorium, Arsitektur Metafora
The development of astronomy in Indonesia has shown rapid progress alongside growing public awareness of the importance of space research and education. However, the availability of research and observation facilities remains limited, particularly in the Aceh region. This limitation underlies the idea for the Design of an Astronomy Study Center and Observatory in Aceh Besar, which aims to provide representative facilities for research, education, and scientific tourism, as well as to function as a center for the development of astronomy-based knowledge. The design site is located in the Mon Ikeun area, Lhoknga District, Aceh Besar Regency, selected due to its low light pollution, stable atmospheric conditions, and good accessibility. The natural environment of the site, which is far from urban density, supports optimal sky observation activities. The design adopts the theme of Metaphorical Architecture, an approach that translates astronomical concepts and phenomena into symbolic architectural forms. Metaphors of orbit, rotation, and cosmic dynamics are expressed through the composition of masses, circulation, and lighting to create an educational and inspiring spatial experience. The building is designed to include research, education, observation, and public zones. Each zone has distinct characteristics and functions that are interconnected to support professional research activities while also serving as a learning facility for the general public. In addition to being a center for astronomical research, this study center is also expected to serve as an astrotourism destination, introducing astronomy through engaging spatial experiences. The design of the Astronomy Study Center and Observatory in Aceh Besar is expected to enhance public scientific literacy, strengthen national research networks, and become an icon of scientific architecture that represents the integration of science, culture, and the natural environment. Keywords: Astronomy Study Center, Observatory, Metaphorical Architecture
PERANCANGAN PLANETARIUM DI BANDA ACEH (TEMA : ANALOGY SPIRALLING GALAXY) (FARAH DILLA, 2025)
MUSEUM ASTRONOMI DAN PENGAMATAN BINTANG (Oktavina Maulida, 2018)
PERANCANGAN PLANETARIUM DI ACEH BESAR TEMA : HI-TECH ARCHITECTURE (Amanda Cahyani, 2017)
SEKOLAH TINGGI ASTRONOMI TEMA: ARSITEKTUR SIMBOLISME (Nelli Susi Wahyuni, 2024)
ACEH UTARA SHOPPING CENTER (Syarif Wahyu Shafarza, 2015)